Paus desak akses bantuan ke Suriah dibuka

  • 25 Desember 2013
Paus Fransiskus
Inilah untuk ketiga kalinya, perang Suriah diangkat dalam pesan Natal Paus.

Paus Fransiskus menggunakan pesan Natal pertamanya untuk mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan di Suriah.

Ia mengatakan kepada ribuan jemaat di Basilika Santo Petrus di Vatikan untuk mendoakan perdamaian guna mengakhiri perang di Suriah dan di zona konflik lain.

Paus yang berasal dari Argentina ini juga mengatakan insiden tragis yang terjadi terhadap migran yang berusaha masuk ke Eropa tidak boleh terulang.

Umat Kristiani di seluruh dunia merayakan Natal menandai lahirnya Yesus Kristus di Bethlehem.

Inilah untuk ketiga kalinya konflik di Suriah menjadi fokus utama pesan Natal, salah satu khotbah yang disebut Urbi et Orbi.

Paus mengatakan terlalu banyak korban jatuh di Suriah dan ia mendesak semua pihak untuk mengakhiri kekerasan dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk.

Ia juga mengangkat kekerasan di Republik Afrika Tengah.

Paus Fransiskus menyebut konflik di Afrika Tengah sebagai sesuatu "yang sering terlupakan" di negara yang "terpecah karena kekerasan dan kemiskinan".

Misa di Santo Petrus
Ribuan orang antre untuk ikut dalam Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus.

Hari Selasa malam (24/12), ribuan orang berkumpul di Bethlehem untuk merayakan Malam Natal.

Gereja di Bethlehem dipercaya sebagai tempat lahirnya Yesus.

Drama kelahiran Yesus
Di luar Basilika Santo Petrus, digelar drama kelahiran Yesus Kristus.

Sejumlah laporan menyebutkan jemaat yang hadir paling besar dalam tahun-tahun terakhir ini.