BBC navigation

Oposisi Thailand boikot pemilu dini

Terbaru  22 Desember 2013 - 00:43 WIB
Abhisit Vejjajiva

Boikot disebutkan untuk menjamin pemerintah yang mewakili rakyatnya.

Kubu oposisi utama Thailand, Partai Demokrat, mengatakan tidak akan ikut serta dalam pemilihan umum dini Februari 2014.

Langkah tersebut tampaknya akan makin memperkeruh krisis politik di sana.

Dalam pernyataannya, pemimpin partai yang juga mantan perdana menteri, Abhisit Vejjajiva, menyatakan boikot ditempuh untuk menjamin agar pemerintah Thailand kembali 'mewakili rakyatnya'.

Perdana Menteri Yingluck Shinawatra sudah Klik menyatakan Klik akan menggelar pemilihan umum dini untuk menanggapi aksi unjuk rasa yang menuntut dia mundur.

Partai Pheu pimpinan Yingluck menang mutlak dalam pemilihan sebelumnya dan diperkirakan akan menang kembali jika pemilu Februari dilaksanakan.

Sebelumnya Kepala staf Angkatan Darat Klik Thailand, Jenderal Prayut Chan-ocha, memperingatkan Klik kemungkinan pecahnyaKlik perang saudara jika pemilihan umum dini tersebut tetapKlik dilaksanakan.

Kubu oposisi menggelar aksi unjuk rasa sejak awal bulan untuk mendesak pengunduran diri Yingluck karena dianggap didalangi oleh abangnya, Thaksin Shinawatra yang digulingkan militer dari kursi perdana menteri tahun 2006.

Thaksin -yang kini melarikan diri ke luar negeri sudah didakwa secara in absentia dalam kasus korupsi.

Klik PM Yingluck menolak untuk mengundurkan diri dan menegaskan hanya pemilihan umum yang bisa memutuskan pihak yang memerintah namun kubu oposisi ingin pemerintah diganti 'Dewan Rakyat' yang akan menyusun rencana reformasi politik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.