Wajah yang 'hilang' di foto resmi Korea Utara

  • 19 Desember 2013

Eksekusi atas paman pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, pekan lalu sekaligus dilihat sebagai salah satu petunjuk perubahan kepemimpinan di negara Komunis itu.

Dan foto yang beredar saat peringatan tahun kedua kematian Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un, yang berlangsung Senin 17 Desember memperlihatkan perubahan wajah-wajah yang tampil.

Korea Utara

Dalam acara tahun ini barisan orang-orang yang berada di belakang Kim Jong-un berbeda dibanding tahun lalu.

Jelas tidak bisa ada kesimpulan yang diambil karena Korea Utara masih merupakan negara yang amat tertutup, seperti ditegaskan oleh pengamat politik Korea Utara, Michael Madden.

Namun terlihat di barisan depan ada wajah-wajah baru dengan seragam militer.

Bagian kanan Kim adalah perwira tinggi militer dan keamanan sementara di sebelah kiri merupakan pejabat partai, jadi terbalik dengan situasi tahun lalu.

Beberapa pembelot asal Korea Utara mengatakan jika berada di sebelah kanan maka Anda lebih penting dibanding di kanan, walau pandangan ini tidak bisa dikukuhkan.

Yang hilang dari gambar tahun ini adalah Chang Song-thaek, yang sudah dieksekusi setelah dipermalukan di depan umum dengan dibawa ke luar oleh dua pengawal dari ruang sidang Partai Komunis.

Janda Chang, Kim Kyong-hui, yang merupakan bibi dari Kim Jong-un juga tidak terlihgat lagi di foto namun setelah eksekusi suaminya memang kecil kemungkinan dia tidak tampil lagi di gambar.

Ada yang mengatakan itu berarti dia sudah tidak disukai lagi namun dugaan lain menyebutkan kemungkinan dia masih tetap berperan di belakang layar.

Sementara beberapa yang memiliki hubungan sosial dekat dengan Chang dengan pandangan reformis masih juga muncu, seperti perdana menteri Pak Piong Ju.

Adapun dua nama penting yang baru di foto 2031 adalah Jenderal Ri Yong-kil dan Menteru Pertahanan, Jang Jong-nam.