Korut gelar peringatan kematian Kim Jong-il

  • 17 Desember 2013
Peringatan dua tahun kematian Kim Jong-il digelar di Pyongyang.

Korea Utara menggelar peringatan dua tahun kematian Kim Jong-il, hanya beberapa hari setelah mengeksekusi keluarga dekat Kim Jong-un yang dituduh terlibat korupsi.

Pemimpin Korut Kim Jong-il, yang memerintah Korea Utara selama hampir dua dekade, meninggal dunia secara mendadak dua tahun lalu, dan kekuasaan lantas dialihkan kepada anaknya, Kim Jong-un.

Chang Song-thaek, yang telah dieksekusi, merupakan paman Kim Jong-un sekaligus pembimbingnya saat transisi kepemimpinan dari Kim Jong-il kepada sang anak, pada 2011 lalu.

Namun beberapa hari lalu, Chang Song-thaek ditangkap di tengah rapat Partai Komunis oleh pasukan bersenjata, dan kemudian dieksekusi.

Ini adalah guncangan terbesar sejak Kim mengambil alih kepemimpinan dari mendiang ayahnya dua tahun lalu.

Dramatis

Sekretaris Jenderal PBB Ban Kim-moon menggambarkan eksekusi itu sebagai "sangat dramatis dan mengejutkan".

Ribuan tentara Korut menyatakan setia kepada Kim Jong-un.

Putra ketiga Kim Jong-il dan sekaligus penggantinya, Kim Jong-un menghadiri upacara dua tahun kematian ayahnya, Senin (16/12), seperti dilaporkan televisi resmi Korut.

Dia duduk di podium diapit oleh salah-seorang pejabat penting Korut, Kim Yong-nam dan sejumlah perwira tentara.

Sementara, ribuan tentara Korea Utara melakukan pawai di depan makam Kim Jong-il di ibukota Pyongyang, dan menyatakan sumpah setia kepada Kim Jong-un.