BBC navigation

Mandela, berawal dan berakhir di Qunu

Terbaru  16 Desember 2013 - 01:17 WIB
Mengenang Mandela

Dunia mengenang Mandela, termasuk di antaranya di kompleks Menara Eiffel di Paris.

Nelson Mandela dikebumikan di kompleks makam keluarga di Desa Qunu, di Provinsi Cape Timur, hari Minggu (15/12).

Di desa ini pula Mandela dibesarkan sebelum kemudian menjadi pegiat politik, dipenjara selama 27 tahun, dan menjadi tokoh sentral gerakan menentang dominasi kulit putih yang minoritas di Afrika Selatan.

Dalam perjalanan hidupnya ia menjadi presiden berkulit hitam pertama di negaranya dan meraih Hadiah Nobel Perdamaian bersama FW de Klerk, presiden terakhir di era apartheid.

Mandela meninggal dunia pada usia 95 tahun pada 5 Desember setelah menderita infeksi paru-paru.

Sahabat, para pemimpin politik, dan anggota keluarga memberikan penghormatan terakhir dalam prosesi pemakaman yang menggabungkan tata cara ala militer dan suku Xhosa.

Didirikan tenda besar berwarna putih untuk menampung tamu dan keluarga.

Di angkasa, tiga helikopter terbang membawa bendera Afrika Selatan. Saat prosesi, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengatakan perjalanan Mandela menuju kebebasan telah berakhir dan menjadi tugas rakyat Afrika Selatan untuk memajukan warisan tersebut.

Cucu Mandela, Nandi, mengatakan bukan saatnya lagi bagi Afrika Selatan untuk saling menyalahkan.

Yang diperlukan sekarang adalah memimpin dengan cara memberi teladan, seperti yang dilakukan Mandela, kata Nandi.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.