Seruan agar Cina bebaskan Liu Xiaobo

  • 10 Desember 2013
Liu Xiaobo dan Liu Xia
Istri Liu Xiaobo, Liu Xia, dikenakan tahanan rumah sejak suaminya meraih Nobel Perdamaian.

Amerika Serikat mendesak Cina membebaskan peraih Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, yang sudah ditahan selama lima tahun.

Dalam pernyataannya Menteri Luar Negeri, John Kerry, juga mendesak pemerintah Beijing membebaskan istrinya, Liu Xia, yang dikenakan tahanan rumah sejak suaminya meraih Nobel Perdamaian 2010.

Teman-teman Liu Xia mengatakan dia saat ini menderita depresi.

Namun Kementrian Luar Negeri Cina, Selasa 10 Desember, mengeluarkan pernyataan bahwa pasangan itu 'melanggar undang-undang Cina' dan akan dihukum dengan hukum di Cina.

Liu Xiaobo masuk penjkara karena menulis selebaran yang menuntut reformasi demokrasi di Cina.

Dia ditangkap tahun 2008 dan setahun kemudian dijatuhi hukuman 11 tahun penjara karena dianggap memicu tindakan subversi terhadap negara.

Kerry menegaskan bahwa Amerika Serikat menginginkan hubungan yang konstruktif dan menghormati hak asasi manusia amat penting bagi kemakmuran Cina.

"Kami tetap yakin bahwa menghormati hak asasi manusia internasional amat penting bagi pertumbuhan Cina, kemakmuran, dan stabilitas jangka panjang."