Rusia interogasi kelompok radikal Islam

  • 27 November 2013
Polisi Rusia
Polisi mengatakan penangkapan dilakukan pada Rabu dini hari.

Kepolisian Rusia mengatakan 15 anggota kelompok Islam radikal menjalani pemeriksaan di Moskow setelah ditangkap dalam penggerebekan.

Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan 14 orang ditahan saat penggerebekan sedangkan satu orang diciduk di tempat terpisah.

Polisi mengatakan, mereka adalah anggota At Takfir wal Hijra, kelompok yang didirikan di Mesir pada tahun 1960-an dan dilarang di Rusia pada 2010. Kelompok ini diyakini memiliki hubungan dengan al Qaida.

Dalam penggerebekan di kawasan timur Moskow, pihak berwenang menyita granat tangan, senjata dan sabuk berisi bahan peledak.

"Selama penggeledahan ditemukan alat peledak rakitan, detonator dan pecahan peluru ditemukan dan disita dari seorang anggota organisasi ini," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Vladimir Konovalov di Moskow, Rabu, 27 November.

"Salah satu bahan peladak dilekatkan pada sabuk yang disebut dengan nama sabuk Syahid," tambahnya.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, di antara mereka yang ditangkap memegang kewarganegaraan Uzbekistan, Turkmenistan dan Rusia.

Pengamanan Rusia diperketat, dua bulan menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, di Laut Hitam.

Berita terkait