Lima mortir jatuh di gurun pasir Arab Saudi

  • 21 November 2013
Gurun pasir di Arab Saudi
Kawasan gurun Arab Saudi dekat perbatasan Irak dan Kuwait umumnya tidak berpenghuni.

Arab Saudi dan Irak sedang menyelidiki jatuhnya lima mortir di wilayah Saudi di dekat perbatasan Irak dan Kuwait.

Sebuah kelompok militan Syiah di Irak, Tentara Al-Mukhtar, mengaku melakukan serangan namun masih belum bisa dikukuhkan.

Mereka mengatakan serangan mortir tersebut sebagai peringatan bagi Arab Saudi untuk tidak campur tangan atas masalah dalam negeri Irak.

Pemerintah Irak -yang didominasi umat Syiah- sebelumnya telah mengeluarkan surat penangkapan atas pemimpin Tentara Al-Mukhtar.

Mortir jatuh di kawasan gurun pasir di kawasan barat laut Arab Saudi -yang umumnya tidak berpenghuni- sekitar ratusan kilometer dari lapangan minyak utama negara itu.

Situs internet sabq.org menerbitkan foto sebuah lobang kecil yang diakibatkan oleh tembakan mortir.

Sementara itu pihak berwenang Irak menegaskan tidak menembakkan mortir maupun roket ke kawasan Arab Saudi.

"Kami sudah mengecek dengan para komandan di perbatasan dan mereka sedang melakukan penyelidikan dengan semua pasukan yang dikerahkan di sana," tutur Jabar al-Sa'adi, Ketua Dewan Provinsi Basra -yang berbatasan dengan Arab Saudi- kepada kantor berita Reuters.