Pendukung Bo Xilai bentuk partai di Cina

  • 11 November 2013
Bo Xilai
Bo Xilai dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kasus penyuapan.

Para pendukung mantan petinggi Partai Komunis Cina yang kini berada di penjara, Bo Xilai, mengatakan mereka mendirikan partai baru.

Wartawan BBC di Beijing Celia Hatton melaporkan pembentukan partai yang diberi nama Zhi Xian tersebut bertujuan untuk mengusung agenda yang mendukung prinsip-prinsip Undang-Undang Dasar.

Di antara prinsip-prinsip itu adalah kesejahteraan rakyat. Menurut para pendiri partai Zhi Xian, prinsip-prinsip yang terkandung di dalam konstitusi diabaikan oleh pemimpin Partai Komunis.

Pembentukan partai politik baru, jelas Hatton, merupakan tantangan terbuka yang diarahkan kepada kepemimpinan Partai Komunis dan hal ini biasanya jarang terjadi.

Salah seorang pendiri partai adalah Profesor Wang Zheng, 48.

Kepada BBC ia mengatakan terinspirasi mendirikan partai ketika mengikuti kasus hukum yang dialami Bo Xilai, mantan ketua Partai Komunis Chongqing, yang divonis penjara seumur hidup bulan lalu karena korupsi.

Rumah diawasi

Bo, menurut Wang, bekerja untuk rakyat miskin di Chongqing, dan partai baru Zhi Xian yang berarti "Keagungan Konstitusi" akan meneruskan jejak Bo Xilai.

Bo diangkat sebagai ketua kehormatan untuk masa jabatan seumur hidup.

Namun Wang Zheng menolak membeberkan keanggotaan partainya. Ia menegaskan tanggapan atas pendirian partai baru ini luar biasa.

"Partai baru ini tidak bertujuan mengganti Partai Komunis, tetapi sebaliknya, berharap akan sebagai kelompok kepentingan guna mengusung sejumlah kekhawatiran yang muncul," jelas wartawan BBC di Beijing, Celia Hatton.

Atas langkahnya mendirikan partai, Profesor Wang Zheng mengaku telah dimatai-matai oleh pemerintah. Polisi diturunkan untuk mengawasi rumahnya.

Pengawasan tersebut, katanya, tidak akan menyurutkan rencana menggelar pemilihan internal pertama tahun depan.