BBC navigation

Areal lahan Preah Vihear 'milik Kamboja'

Terbaru  11 November 2013 - 17:58 WIB
Kawasan Candi Preah Vihear

Sejak lama Kamboja dan Thailand memperebutkan areal tanah di kompleks Candi Preah Vihear.

Mahkamah Internasional di Den Haag hari Senin (11/11) memutuskan bahwa Kamboja memiliki kedaulatan atas areal tanah yang menjadi sumber sengketa berkepanjangan dengan Thailand.

Keputusan Mahkamah Internasional ini terkait dengan candi kuno Preah Vihear yang terletak di perbatasan kedua negara.

"Mahkamah dengan suara bulat menyatakan bahwa Kamboja memiliki kedaulatan atas seluruh kawasan Preah Vihear," kata Peter Tomka, presiden Mahkamah Internasional.

Tomka mengatakan dengan keputusan ini Thailand harus menarik semua tentara dan polisi dari sekitar candi Hindu yang telah berusia 900 tahun tersebut.

Pada 1962 Mahkamah Internasional memutuskan bahwa candi ini milik Kamboja, namun tidak mengeluarkan putusan tentang areal perbukitan di sekitar candi.

Thailand menegaskan bahwa mereka memiliki lahan di perbukitan ini.

Kamboja meminta klarifikasi Mahkamah Internasional dua tahun lalu, setelah pecah bentrok bersenjata dengan Thailand di daerah perbatasan.

Menurut catatan kantor berita AFP, konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand telah menewaskan sedikitnya 28 orang.

Puluhan ribu orang mengungsi yang memaksa Kamboja meminta klarifikasi Mahkamah atas putusan pada 1962.

Candi ini termasuk dalam daftar warisan dunia badan kebudayaan PBB, UNESCO.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.