PBB luncurkan kampanye massal polio di Timur Tengah

  • 8 November 2013
Vaksin polio
Vaksinasi polio di Timur Tengah akan dijalankan dalam waktu enam bulan kedepan.

PBB memulai kampanye massal polio di Timur Tengah dengan tujuan memvaksinasi lebih dari 20 juta anak-anak di tujuh negara menyusul wabah di Suriah.

Suriah terbebas dari polio selama 14 tahun terakhir namun baru-baru ini paling tidak 10 anak dipastikan lumpuh akibat polio dan ribuan lainnya juga menghadapi risiko terkena penyakit ini.

Vaksinasi polio di Suriah menurun tajam sejak perang terjadi.

Badan kesehatan dunia, WHO, dan badan dana anak-anak, UNICEF, mengatakan lebih dari 650.000 anak di Suriah, termasuk 116.000 di Provinsi Deir Ezzor - tempat berjangkitnya wabah- telah mendapatkan vaksinasi darurat.

Sasaran PBB adalah vaksinasi polio di seluruh kawasan Timur Tengah dalam enam bulan ke depan.

Penyakit ini pada umumnya terkena pada anak di bahwa usia lima tahun dan dapat menyebabkan kelumpuhan dalam hitungan jam. Dalam sejumlah kasus, polio dapat berakibat fatal.

Lumpuh dalam beberapa jam

"Dalam satu kawasan yang bebas polio selama satu dekade, dalam 12 bulan terakhir terdeteksi sampel dari Mesir, Israel, Tepi Barat dan Jalur Gaza," menurut pernyataan bersama WHO dan UNICEF.

"Sejauh ini polio telah menyebabkan 10 anak lumpuh dan ratusan ribu lainnya di seluruh kawasan menghadapi risiko lumpuh," kata badan dunia ini.

Sasaran vaksinasi polio ini termasuk 1,6 juta anak di Suriah dan 3,5 juta di Yordania.

Di Irak, vaksinasi dimulai kawasan barat negara itu.

Berkat kampanye global polio, wabah polio hanya terjadi di tiga negara, Afghanistan, Pakistan dan Nigeria.

"Bukti awal menunjukkan virus polio ini berasal dari Pakistan dan sama dengan yang ditemukan di Mesir, Israel, Tepi Barat dan Jalur Gaza," kata WHO dan UNICEF.

Berita terkait