Kenya dakwa warga asing terkait serangan di mal

  • 4 November 2013
Kenya
Keempat terdakwa merupakan warga asing namun kewarganegaraannya tidak diungkap.

Empat orang sudah didakwa terkait dengan penyerangan pertokoan Westgate di Kenya yang menewaskan lebih dari 60 jiwa.

Keempat warga asing itu didakwa membantu kelompok teroris di Kenya dan berada di negara itu secara gelap.

Kewarganegaraan mereka tidak diungkapkan namun laporan-laporan menyebutkan mereka adalah orang Somalia.

Mereka adalah Mohammed Ahmed Abdi, Liban Abdullah, Adnan Ibrahim, dan Hussein Hassan.

"Terdakwa melakukan serangan teroris di pusat pertokoan Westgate pada tanggal 21 September dengan mendukung kelompok teroris," seperti tertulis dalam surat dakwaan.

Semua terdakwa -yang tidak didampingi penasehat hukum dan menegaskan tidak bersalah- akan tetap ditahan selama satu pekan lagi setelah jaksa penuntut meminta waktu lebih lama untuk penyelidikan lebih lanjut.

Keempat penyerang tewas

Dakwaan ini merupakan yang pertama sehubungan dengan serangan teroris di pusat pertokoan di ibukota Nairobi tersebut.

Kenya
Keempat penyerangnya tewas dalam aksi pengepungan selama empat hari.

Keempat pria bersenjata yang menyerang pusat pertokoan Westgate -bukan belasan seperti yang awalnya disebutkan aparat keamanan Kenya- sudah tewas dalam pengepungan aparat keamanan yang berlangsung selama empat hari.

Salah seorang adalah warga Norwegia asal Somalia, Hassan Abdi Dhuhulow, yang dilaporkan kembali ke Somalia pada tahun 2009.

Pria berusia 23 tahun tersebut lahir di Somalia namun bersama keluarganya mengungsi ke Norwegia tahun 1999.

Kelompok militan Islam, al-Shabab, yang memiliki hubungan dengan al-Qaida sudah menyatakan melakukan serangan di Westgate.

Para saksi mata mengatakan para penyerang menyerbu pusat pertokoan yang sibuk itu dan melepas tembakan maupun melempar granat ke arah para pelanggan maupun pegawai toko.

Berita terkait