BBC navigation

Meksiko berang terhadap 'sadapan' AS

Terbaru  21 Oktober 2013 - 12:14 WIB
Edward Snowden

Informasi rahasia bocoran Edward Snowden membuat pemerintah AS jadi sasaran protes.

Meksiko mengutuk keras pemerintah AS atas tuduhan negara adi kuasa itu melakukan aksi mata-mata terhadap pemimpinnya setelah muncul laporan bahwa surat-surat elektronik mantan Presiden Felipe Calderon diretas oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) AS.

Data yang dibocorkan oleh analis keamanan yang kini buron, Edward Snowden, menunjukkan peretasan terhadap surat elektronik Presiden Calderon dilakukan tahun 2010, seperti diberitakan majalah Jerman Der Spiegel mengutip pernyataan Snowden.

Kementrian Luar Negeri Meksiko mengatakan kegiatan mata-mata semacam ini "tak dapat diterima, ilegal" dan berlawanan dengan prinsip berhubungan baik.

Mereka mendesak Presiden Barack Obama agar melakukan penyelidikan terhadap tuduhan ini.

Dalam pernyataan resminya Kementrian Luar Negeri Meksiko mengatakan akan segera menyampaikan kembali pentingnya penyelidikan seperti yang disebut ini melalui jalur diplomatik.

"Dalam hubungan antar tetangga dan mitra, tak ada ruang untuk praktik-praktik seperti yang dituduhkan itu," demikian bunyi pernyataan itu.

'Penyelidikan lengkap'

Dalam laporan terpisah sebelumnya NSA disebut melakukan peretasan Klik terhadap jalur komunikasi sejumlah pemimpin negara termasuk terhadap Presiden Enrique Pena Nieto sebelum ia menjabat tahun 2012 juga terhadap Presiden Brazil Dilma Rousseff.

Edward Snowden

Snowden jadi buron namun mendapat dukungan di seluruh dunia, termasuk dari warga Brazil ini.

Pesan-pesan terkait para pembantu dekat Presiden Rouseff serta perusahaan minyak milik negara Petrobas juga disebut turut disadap.

Terungkapnya dugaan ini langsung direspon dengan tanggapan keras dari Brazil, dimana rencana kunjungan kenegaraan Presiden Rousseff ke Washington bulan depan akhirnya ditunda.

NSA juga Klik dituding mencuri lihat data elektronik dari sejumlah pemerintah negara Amerika Latin lain termasuk Venezuela dan Ekuador.

Pada ajang pertemuan G20 di Rusia bulan lalu, Presiden Obama menjanjikan dilangsungkan penyelidikan terhadap tudingan-tudingan ini termasuk yang ditujukan pada Rousseff dan Pimpinan Meksiko.

"Yang saya terima dari Presiden Obama adalah janjinya untuk melangsungkan penyelidikan lengkap... dan kalau benar akan ada sanksi sebagai balasan," kata Presiden Pena Nieto kepada BBC.

Tudingan-tudingan ini juga muncul berkat Klik bocoran yang diungkap oleh Snowden.

Sebuah pengadilan federal di AS telah mendakwa mantan pegawai kontrak itu dengan tudingan aksi mata-mata dan mengupayakan ekstradisinya ke AS.

Tetapi hingga kini Snowden masih bertahan di Rusia setelah mendapat suaka sementara.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.