BBC navigation

Arab Saudi tolak kursi DK PBB karena 'standar ganda'

Terbaru  18 Oktober 2013 - 17:11 WIB
DK PBB

Saudi mengatakan DK PBB gagal dalam tugas mempertahankan perdamaian dunia.

Pemerintah Arab Saudi menolak kursi nonpermanen di Dewan Keamanan PBB dengan mengatakan dewan tidak mampu menyelesaikan konflik dunia.

Arab Saudi mengatakan hal yang disebut standar ganda Dewan Keamanan itu menyebabkan sulitnya meraih perdamaian dunia.

Langkah ini dilakukan setelah negara kerajaan itu terpilih sebagai salah satu anggota untuk menempati satu dari 10 kursi nonpermanen.

Pemerintah Saudi mengatakan mereka menginginkan reformasi namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

"Karena itu Arab Saudi...tidak memiliki pilihan lain kecuali menolak keanggotaan Dewan Keamanan sampai ada reformasi dan menunjukkan telah melakukan tugas dan tanggung jawab untuk mempertahankan perdamaian dan keamanan dunia," kata kementerian luar negeri Saudi dalam satu pernyataan.

Konflik Palestina-Israel

Sebelumnya, pemerintah Saudi -yang mendukung pemberontak yang melawan Presiden Assad- menyatakan kekhawatiran atas hal yang mereka sebut kegagalan internasional untuk bertindak terkait konflik di Suriah.

Dalam pernyataan yang diterbitkan Jumat (18/10), kantor berita Saudi Press Agency, mengutip kementerian luar negeri yang menyebutkan Dewan Keamanan gagal dalam tugasnya terkait Suriah.

Kemenlu Saudi mengatakan kegagalan itu menyebabkan rezim Presiden Bashar al-Assad melakukan pembunuhan terhadap rakyatnya, Klik termasuk dengan penggunaan senjata kimia, tanpa menghadapi hukuman.

Saudi juga menyebutkan Dewan Keamanan PBB tidak mampu menyelesaikan konflik Palestina-Israel dalam 10 tahun terakhir dan gagal menjadikan kawasan Timur Tengah sebagai zona bebas senjata perusak massal.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.