BBC navigation

Mantan agen FBI diputus bersalah

Terbaru  24 September 2013 - 09:17 WIB
FBI

Pembocoran informasi oleh agen FBI disebutkan membahayakan keamanan negara.

Seorang mantan agen FBI mengaku bersalah karena membocorkan informasi kepada seorang reporter mengenai rencana serangan bom al-Qaida dan kasus pornografi anak-anak.

Donald Sachtleben, 55 tahun, menjalani hukuman 12 tahun penjara.

Pengadilan menyebutkan Sachtleben mengungkapkan operasi intelejen dan membahayakan keselamatan jiwa.

Para penyelidik mengidentifikasikan Sachtleben setelah menyita rekaman telepon dari kantor berita Associated Press, yang mempublikasikan tulisan tentang rencana Klik al-Qaida yang berbasis di Yaman.

"Tindakan ini tidak sah dan tidak dapat dibenarkan pengungkapannya karena membahayakan keamanan nasional dan mengancam keselamatan jiwa," demikian pernyataan wakil Jaksa Agung James Cole.

"Untuk menjaga negara tetap aman, departeman harus menegakan hukum terhadap upaya pembocoran informasi yang membahayakan, bersamaan dengan menghormati aturan pers."

Mengancam keamanan

"Tindakan tersebut menempatkan masyarakat Amerika dalam risiko, dan ini bukan merupakan ucapan yang berlebihan."

James Cole

Pada Mei 2012, Associated Press mempublikasikan artikel yang menggambarkan kesuksesan upaya untuk mengacaukan rencana kelompok al-Qaida di Yaman untuk mengebom pesawat AS.

Dalam dokumen persidangan disebutkan Sachtleben mengakui memberikan informasi kepada reporter mengenai rencana tersebut.

Jaksa Agung AS Eric Holder mengatakan tindakan itu mengancam keamanan negara.

"Tindakan tersebut menempatkan masyarakat Amerika dalam risiko, dan ini bukan merupakan ucapan yang berlebihan," kata dia kepada reporter.

Associated Press menolak untuk memberikan komentar mengenai hubungan dengan Sachtleben, tetapi menyebutkan dia mengaku bersalah "memberikan informasi rahasia untuk pemberitaan Associated Press".

Sachtleben bekerja untuk FBI sebagai teknisi bom dari 1983-2008.

Selain tersandung kasus pembocoran informasi, Sachtleben juga dinyatakan bersalah melakukan tindakan pornografi anak-anak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.