Korban badai di Meksiko bertambah

  • 22 September 2013
Meksiko
Badai dan tanah longsor terjadi di daerah wisata di Meksiko

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengatakan 68 orang hilang akibat tanah longsor di sebuah desa di La Pintada, "kemungkinan telah tewas".

Pena Nieto menyampaikan pernyataan tersebut setelah meninjau operasi penyelamatan di desa, dan membatalkan rencana menghadiri sidang umum PBB pekan depan.

Jika korban hilang telah dipastikan meninggal, maka jumlah korban tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor akibat badai tropis Manuel dan Topan Inggrid akan mencapai 170 jiwa.

Lima korban tewas diantaranya adalah kru helikopter penyelamat yang mengalami kecelakaan.

Dua badai yang berkekuatan besar menghantam Meksiko pada awal pekan.

Badai Tropis Manuel menerjang wilayah Guerrero sebelum kembali ke Pasifik.

Di Teluk Meksiko, Topan Inggrid menghancurkan sebagian besar wilayah Tamaulipas pada awal pekan ini, sebelum menghilang.

Membangun La Pintada

Dalam kunjungannya ke wilayah Guerrero, presiden Meksiko mengatakan "sedikit harapan untuk menemukan korban dalam keadaan hidup", tetapi dia menjanjikan akan kembali membangun La Pintada dan tempat peristirahatan di Acapulco, yang mengalami kerusakan parah akibat badai.

"Saya akan kembali ke La Pintada. Saya akan kembali untuk meresmikan La Pintada yang baru," kata dia kepada wartawan.

Sementara itu, otoritas setempat menemukan bangkai helikopter Black Hawk yang hilang sejak Kamis lalu. Seluruh kru yaitu polisi yang berjumlah lima orang tewas.

Puluhan ribu orang mengungsi dan 97 jiwa dilaporkan meninggal dunia.

Acapulco serta wilayah sekitarnya menjadi daerah terparah akibat hantaman topan Manuel dan sejak itu lebih dari 10.000 turis dievakuasi dengan menggunakan pesawat militer ke tempat aman.