Badai di Meksiko tewaskan 97 orang

  • 20 September 2013
Badai Manuel
Warga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko.

Menurut pemerintah Meksiko sudah 97 orang tewas akibat serangan badai yang sudah menerjang sebagian wilayah negara itu sejak awal pekan ini.

Di desa La Pintada, dekat pantai Pacific, badai menyebabkan terjadinya longsor yang praktis mengurung seisi desa.

Sedikitnya 15 jenazah ditemukan di bawah longsoran sementara hampir 70 warga setempat dinyatakan hilang.

Badai tropis Manuel, yang pada Kamis (19/09) berubah menjadi topan, bergerak ke arah utara memaksa ratusan warga mengungsi dari rumah mereka di negara bagian Sinaloa.

Saat topan besar ini mengantam daratan Manuel menyebabkan turunya hujan deras dan angin dengan kecepatan hingga 120km/jam sehingga terjadi banjir bandang di Sinaloa.

Evakuasi turis

Sekolah-sekolah ditutup dan seisi desa di kampung nelayan Yameto dievakuasi karena badai Manuel mendekat.

Lebih dari 100.000 jiwa terdampak topan ini kata Gubernur negara bagian tersebut pada wartawan.

Topan itu kemudian mengendur menurut pengamatan Pusat Topan Nasional AS dan kembali ke bentuk awalnya sebagai badai tropis.

Badai Manuel diperkirakan akan reda sebelum akhir pekan ini.

Meski demikian kondisi cuaca diperkirakan akan tetap buruk sampai beberapa hari mendatang karena adanya ancaman badai ketiga.

Di wilayah Pantai Teluk juga dihajar Topan Ingrid, merupakan topan pertama sejak 1950an sehingga Meksiko harus menghadapi serangan bencana badai berurutan, lapor wartawan BBC Will Grant di ibukota Mexico City.

Kota liburan Acapulco serta wilayah sekitarnya menjadi daerah terparah akibat hantaman topan Manuel dan sejak itu lebih dari 10.000 turis dievakuasi dengan menggunakan pesawat militer ke tempat aman.

Di tengah bencana sejumlah toko yang kosong menjadi sasaran penjarahan sementara warga di pinggiran Acapulco mengeluhkan tidak adanya aparat sehingga harus menjaga barang-barang mereka dari pencuri.

Berita terkait