BBC navigation

Sebanyak 31 bayi meninggal di RS Kalkuta

Terbaru  7 September 2013 - 20:12 WIB
Bayi

Rumah sakit mengatakan banyak bayi yang datang dalam keadaan kritis.

Sebuah rumah sakit pemerintah di Kalkuta, India, dituduh lalai karena 31 bayi yang dirawat di sana meninggal dalam waktu empat hari.

Para orang tua bay yang meninggal berpendapat para petugas di rumah sakit BC Roy Post-Graduate Institute of Paediatric Sciences tidak memberikan perawatan yang tepat.

Pihak rumah sakit membantahnya dan mengatakan mereka menghadapi peningkatan pesat jumlah bayi yang datang dalam keadaan kritis, yang tidak bisa diselamatkan lagi.

"Kadang pasien tidak bisa lagi diselamatkan karena berada dalam keadaan kritis. Tidak ada satupun kasus kelalaian," tutur Tridib Banerjee, ketua satuan tugas kesehatan di Provinsi Bengali Barat, kepada kantor berita ANI.

Mereka juga menegaskan sudah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mencegah kematian para bayi tersebut.

BC Roy Post-Graduate Institute of Paediatric Sciences memberikan layanan kesehatan gratis untuk keluarga miskin dan merupakan satu-satunya pusat perawatan anak dan bayi di kawasan India timur.

Tahun 2011, rumah sakit ini bebas dari tuduhan melakukan kelalaian setelah kematian 18 bayi dalam waktu dua hari, seperti seperti dilaporkan Editor BBC untuk Asia Selatan, Joanna Jolly..

Sejak insiden tersebut -yang memicu digelarnya penyelidikan khusus- didirikan instalasi pascakelahiran untuk layanan yang lebih baik.

Namun para pengkritik mengatakan pemerintah perlu memberikan dana yang lebih besar untuk menjamin agar bayi yang sakit bisa mendapat layanan terbaik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.