Remaja dihukum atas pemerkosaan di India

  • 31 Agustus 2013
india
Selain seorang remaja, ada empat orang dewasa yang dituntut hukuman mati atas pemerkosaan itu.

Seorang remaja divonis bersalah karena terlibat dalam pemerkosaan berkelompok terhadap seorang perempuan di sebuah bus di Delhi tahun lalu, demikian diungkapkan pengacaranya.

Dia dihukum atas tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan yang dia lakukan ketika berusia 17 tahun.

Remaja, yang tidak disebutkan namanya itu akan menghadapi hukuman hingga tiga tahun di sebuah lapas anak.

Dia telah membantah tuduhan itu, seperti halnya empat pria dewasa yang telah diadili atas serangan yang sama.

Berbeda dengan remaja ini, keempat pria dewasa akan menghadapi hukuman mati.

Seorang terdakwa dewasa kelima ditemukan tewas di selnya pada bulan Maret dan petugas penjara mengatakan mereka percaya terdakwa meninggal karena gantung diri.

Insiden pemerkosaan terhadap seorang wanita berusia 23 tahun Desember lalu sempat menimbulkan kegemparan di seluruh India dan memicu perdebatan nasional terkait perlakuan terhadap wanita.

Peraturan baru

protes pemerkosaan
Kasus pemerkosaan memicu protes keras di seluruh India.

Putusan dalam kasus remaja yang kini berusia 18 telah ditangguhkan beberapa kali sebelumnya.

Dia hanya enam bulan lagi menjadi dewasa saat melakukan tindak kejahatan itu, dan banyak orang termasuk keluarga korban meminta dia diperlakukan sebagai orang dewasa dan menghadapi tuntutan hukuman mati atas tindakannya.

Sementara itu, sebuah pengadilan jalur cepat yang menyidangkan empat orang terdakwa lainnya kini telah mendengar argumen penutup.

Seorang hakim yang telah menyidangkan kasus ini sejak Februari diharapkan memberikan vonis pada pertengahan September.

Pada bulan Maret, India meloloskan peraturan baru yang mengandung hukuman yang lebih keras, termasuk hukuman mati, untuk pemerkosa.

Para wartawan mengatakan persidangan diikuti dengan seksama di India.

Korban, seorang mahasiswi yang juga tidak bisa disebutkan namanya karena alasan hukum, sedang bersama seorang teman laki-laki ketika ia diserang di dalam bus.

Polisi mengatakan para penyerang menumbangkan keduanya dan kemudian memperkosa perempuan. Dia meninggal di sebuah rumah sakit Singapura pada 29 Desember akibat luka dalam.

Berita terkait