BBC navigation

Masinis kereta Spanyol hadapi tuntutan

Terbaru  29 Juli 2013 - 09:38 WIB
garzon, masinis, pengemudi kereta

Masinis kereta, Garzon, dibawa ke pengadilan pada Minggu (28/07).

Masinis dari kereta yang mengalami kecelakaan Santiago de Compostela, Spanyol dan menewaskan 79 orang, menghadapi tuntutan sementara yaitu pembunuhan ganda akibat kelalaian.

Pernyataan pengadilan menyebutkan Francisco Jose Garzon Amo dibebaskan, tetapi telah menyerahkan paspornya kepada hakim.

Garzon harus melapor ke pengadilan sepekan sekali dan tidak diperbolehkan meninggalkan Spanyol tanpa izin.

Dalam sidang dengar pendapat pada Minggu (28/07) ini, Garzon datang ke pengadilan dengan borgol di tangan. Persidangan sendiri diadakan secara tertutup.

Laporan mengatakan kereta melaju dengan kecepatan dua kali lebih cepat dari batas ketika kecelakaan itu terjadi.

Garzon, 52, dalam sebuah gambar, dikawal jauh dari reruntuhan oleh polisi dengan darah mengucur dari cedera di kepalanya.

Dia meninggalkan rumah sakit pada Sabtu (27/07) dan langsung dibawa ke kantor polisi pusat di Santiago.

Mengaku

Hingga saat ini, Garzon masih menolak untuk membuat pernyataan atau menjawab pertanyaan.

kereta spanyol

Delapan gerbong kereta yang membawa sekitar 200 penumpang keluar lintasan di Santiago De Compostela, Spanyol.

Namun surat kabar Spanyol, El Pais mengatakan dia sudah mengakui "kecerobohan" itu di pengadilan.

Pada Minggu (28/07) saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa dia sempat mendengar masinis mengakui -beberapa menit setelah kecelakaan terjadi- bahwa kereta bergerak terlalu cepat.

Evaristo Iglesias, penduduk Santiago de Compostela, mengatakan dia mendengar masinis mengatakan dia mencoba untuk melambatkannya tetapi "sudah terlambat".

Iglesias mengatakan masinis -yang terkejut dan linglung- berulang kali mengatakan "dia ingin mati" daripada melihat dampak kecelakaan itu.

Setidaknya 130 orang terluka akibat Klik kecelakaan dan satu orang diantaranya -teridentifikasi sebagai perempuan Amerika- meninggal pada Minggu (28/07).

Belasan lainnya masih berada dalam kondosi kritis.

Spanyol menggelar Klik tiga hari berkabung nasional atas kejadian yang terburukKlik dalam sejarah ini.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.