Mendagri peringatkan pendukung Morsi

  • 28 Juli 2013
Pendukung Morsi
Pendukung Morsi mendesak Morsi ditetapkan kembali sebagai presiden Mesir.

Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohamed Ibrahim, mengeluarkan peringatan bahwa aparat akan menindak tegas pihak atau kelompok yang dinilai megganggu keamanan.

"Kita tidak akan membiarkan tentara bayaran atau orang-orang yang kecewa untuk mengganggu suasana persatuan," kata Ibrahim dalam satu acara di Kairo, hari Minggu (28/07).

"Kita akan menghadapi mereka dengan kekuatan. Mereka akan ditindak dengan tegas," tambah Ibrahim.

Peringatan ini dikeluarkan ketika para pendukung Presiden Mohammed Morsi yang digulingkan militer pada 3 Juli lalu melanjutkan aksi di kompleks Masjid Rabaa al-Adaweya, di Kairo timur.

Mereka mendesak Morsi kembali ditetapkan sebagai presiden.

Perkuat barikade

Menteri Ibrahim sebelumnya bertekad untuk mengakhiri demonstrasi pendukung Morsi, sementara para pengunjuk rasa sendiri menambah barikade untuk mengantisipasi tindakan keras oleh aparat keamanan Mesir.

Wartawan BBC di Masjid Rabaa al-Adaweya mengatakan situasi hari Minggu relatif tenang, setelah terjadi kekerasan hari Sabtu yang menewaskan lebih dari 70 orang.

Meski demikian dilaporkan telah terjadi bentrok di beberapa kawasan lain di Kairo.

Sementara itu Amerika Serikat mengeluarkan keprihatinan yang mendalam atas insiden hari Sabtu.

Menteri Luar Negeri, John Kerry, mengutuk kekerasan ini dan meminta pemegang otoritas di Mesir menghormati hak menggelar aksi damai dan kebebasan menyampaikan pendapat.

Berita terkait