Bentrokan di Kairo, sembilan meninggal

  • 23 Juli 2013
Bentrokan di Mesir
Sebagian besar korban yang meninggal adalah yang ikut protes duduk.

Sembilan orang meninggal dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Presiden Mohammed Morsi, kata para pejabat.

Sebagian besar korban tewas dalam protes duduk yang dilakukan oleh demonstran pro-Morsi di dekat Universitas Kairo, Senin malam (22/07).

Keluarga Morsi sebelumnya menuduh militer mantan presiden ini.

Ia ditahan di tempat yang tidak disebutkan lokasinya tanpa dakwaan sejak Jendral Abdul Fattah al-Sisi mengumumkan ia digeser tanggal 3 Juli.

Kelompok Morsi, Ikhwanul Muslimin, menolak mengakui pemerintahan baru yang didukung militer dan melanjutkan unjuk rasa hampir setiap hari.

Para demonstran, sebagian besar anggota Ikhwanul Muslimin, melakukan unjuk rasa di seputar Mesir.

Korban di Lapangan Tahrir

Kerusuhan yang terjadi sejak Morsi digulingkan menyebabkan paling tidak 100 orang tewas.

Para pendukung pro-Morsi mengklaim mereka menjadi sasaran penembak yang ditempatkan di atas gedung selama protes duduk, kata wartawan BBC Quentin Sommerville di Kairo.

Mereka mengklaim para penembak mendapatkan perlindungan dari pasukan keamanan, kata Sommerville.

Sementara itu, seorang pengunjuk rasa tewas di Lapangan Tahrir, sementara dua lainnya di luar Kairo.

Televisi Mesir melaporkan tujuh demonstran pro-Morsi ditahan karena memiliki senjata secara ilegal.