BBC navigation

Pasangan Malaysia didakwa karena foto makan daging babi saat Ramadan

Terbaru  18 Juli 2013 - 19:37 WIB
Daging babi

Pasangan Malaysia menyampaikan salam kepada umat Islam di bawah foto daging bagi.

Kejaksaan menjatuhkan dakwaan penghasutan dan memicu kebencian agama kepada pasangan Malaysia karena memasang foto makan daging babi di jejaring sosial saat bulan puasa.

Alvin Tan dan Vivian Lee memasang foto mereka tengah makan semur daging bagi dan menyampaikan salam kepada umat Muslim di Facebook.

Keduanya menghadapi hukuman maksimum delapan tahun penjara bila dinyatakan bersalah.

Tan dan Lee mengatakan foto itu dimaksudkan sebagai gurauan.

Permintaan pasangan ini untuk dibebaskan dengan jaminan tidak dikabulkan jaksa, hari Kamis (18/07).

Jaksa Agung Malaysia, Abdul Gani Patail, mengatakan dalam satu pernyataan bahwa pemerintah tetap akan akan menahan mereka karena "mereka berpotensi menerbitkan konten yang dapat memicu kemarahan publik".

Terbitkan video porno

"Tindakan lancang dan kurang ajar oleh pasangan muda yang menghina Islam ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi dan opini yang tidak bertanggung jawab dapat merusak komunitas."

PM Najib Razak

Mereka akan ditempatkan di sel terpisah menjelang sidang perdana tanggal 24 Agustus.

Mereka meminta maaf melalui video di YouTube karena foto yang membuat banyak kalangan di Malaysia marah.

Perdana Menteri Najib Razak mengkritik pasangan ini Rabu (17/07).

"Tindakan lancang dan kurang ajar oleh pasangan muda yang menghina Islam ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi dan opini yang tidak bertanggung jawab dapat merusak komunitas," kata Razak seperti dikutip harian The Star.

Tahun lalu, Lee -seorang guru taman kanak-kanak- dan Tan, mantan mahasiswa Universitas Nasiongal Singapura, memicu kemarahan karena menerbitkan foto dan video mereka saat tengah berhubungan seks.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.