Rusia dan AS ingin pecahkan kebuntuan Snowden

  • 1 Juli 2013
Vladimir Putin
Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Edward Snowden bukan agen Rusia.

Seorang pejabat keamanan senior Rusia mengatakan Presiden Rusia dan Amerika Serikat sudah meminta dinas intelijen kedua negara memecahkan kebuntuan terkait pembocor informasi rahasia Edward Snowden.

Nikolai Patrushev, Ketua Dewan Keamanan Rusia, mengatakan kepada stasiun TV Rossiya 24 bahwa Pesiden Vladimir Putin dan Presiden Barack Obama sudah memerintahkan agar pimpinan FSB dan FBI mencari jalan keluar.

"Tentu saja (Putin dan Obama) tidak memiliki solusi efektif untuk kedua belah pihak, jadi mereka memerintahkan Direktur FSB, Alexander Bortnikov, dan Direktur FBI, Robert Mueller, melakukan kontak teratur dan mencari jalan keluar."

"Bagaimanapun saya harus menyebutkan tugas mereka berdua tidak mudah karena harus mencari jalan keluar dalam kerangka hukum internasional dan hari ini salah satu mengatakan norma seperti itu tidak ada, jadi tidak ada solusi yang tersedia."

Snowden selama sembilan hari terakhir berada di kawasan transit di bandara Moskow setelah tiba dari Hong Kong, yang sempat menjadi lokasi domisili sejak mengungkapkan rincian rahasia program pengawasan AS.

Dianggap sebagai pegiat

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Moskow, Senin 1 Juli, Putin mengatakan jika warga Amerikat Serikat itu ingin meninggalkan Moskow dan ada negara yang menerimanya, maka dia bebas untuk pergi.

"Jika ia ingin tinggal di sini, ada satu kondisi: dia harus menghentikan kegiatannya yang ditujukan merusak mitra kami, hal ini mungkin aneh karena ke luar dari saya," tambahnya.

Putin juga menegaskan bahwa Snowden bukan agen Rusia dan tidak bekerja sama dengan Rusia.

"Dia melihat dirinya sendiri sebagai pegiat hak asasi manusia."

Wartawan BBC di Moskow, Steve Rosenberg, melaporkan bahwa komentar Putin tersebut mencerminkan indikasi yang jelas bahwa dia ingin mencegah hubungan yang semakin buruk dengan Amerika Serikat.

Pemerintah Washington sudah meminta kerja sama dari Rusia dalam upaya untuk memulangkan Snowden, seorang pakar komputer di CIA yang membocorkan rincian dari pogram pengawasan besar-besaran oleh aparat keamanan.