Bom pinggir jalan tewaskan tentara Thailand

  • 29 Juni 2013
Polisi Thailand
Aparat keamanan sering menjadi sasaran kelompok pemberontak di Thailand selatan.

Delapan tentara yang mengendarai truk militer tewas akibat bom pinggir jalan yang meledak ketika truk melintas di Thailand selatan pada Sabtu (29/06).

Seorang pejabat polisi Kolonel Metha Singhasena mengatakan sekelompok anggota pemberontak meledakkan bom di jalan desa Distrik Krong Pinang, Provinsi Yala.

Ia menuturkan 10 tentara menumpang truk serba guna dan kendaraan lapis baja setelah menyelesaikan tugas patroli.

Dua tentara mengalami luka-luka dan seorang warga yang berada di dekat lokasi kejadian juga mengalami luka-luka.

Para wartawan melaporkan serangan seperti ini sering terjadi dan tidak berkurang meskipun pemerintah Thailand telah mengadakan perundingan perdamaian dengan kelompok-kelompok pemberontak.

Salah satu kelompok yang beroperasi di Thailand selatan dan yang mengikuti perundingan, Barisan Revolusi Nasional, mengusulkan gencatan senjata selama bulan Ramadan.

Namun kelompok tersebut menuntut agar semua tahanan dari kelompok pemberontak dibebaskan. Selain itu Barisan Revolusi Nasional juga meminta agar pemerintah menyetujui Malaysia sebagai penengah perundingan.

Lebih dari 5.000 orang tewas sejak pemberontakan pecah pada 2004 di tiga provinsi selatan yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Tiga provinsi itu sebelumnya menjadi bagian wilayah kesultanan Malayu sebelum diambil Thailand pada 1909.

Berita terkait