Keadaan darurat akibat kabut asap di Malaysia

  • 23 Juni 2013
Kabut asap di Muar
Indeks polusi udara Muar Januari sempat melewati 700 sementara ambang bahaya pada 300.

Pemerintah Malaysia menyatakan keadaan darurat di dua wilayahnya karena polusi udara akibat kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan di Indonesia.

Kegiatan di dua kota pantai di negara bagian Johor, Muar dan Ledang, dihentikan pada Minggu 23 Januari dan para penduduk diminta agar berdiam di dalam rumah.

Indeks polusi udara atau API yang tercatat di kedua wilayah tersebut pada hari Minggu melewati 700 dengan standar di atas 300 memperlihatkan bahwa polusi udara sudah berada pada tingkat berbahaya.

"Perdana Menteri sudah setuju menetapkan status keadaan darurat di Muar dan Ledang untuk diberlakukan dengan segera," tutur Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Malaysia, G. Palanivel, dalam pesan Facebook-nya.

Sekolah-sekolah di kawasan itu diperintahkan untuk tetap tutup setelah murid-murid di Muar diminta meninggalkan sekolah pada hari Kamis (20/06), ketika API untuk pertama kalinya melewati angka 300.

Sementara itu di Kuala Lumpur, tingkat polusi masih belum tergolong bahaya namun daya pandang terbatas karena kabut asap.

Bukan yang pertama

Kabakaran hutan
Penyebab kabut asap adalah kebakaran hutan di wilayah Indonesia.

Kabut asap yang melanda Malaysia dan Singapura disebabkan oleh kebakaran hutan di Provinsi Riau dan wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho, yang meliput ke provinsi itu melaporkan kondisi udara amat buruk.

Di Dumai, kondisi udara amat berbahaya pada hari Minggu dan pemerintah kota sudah meminta warga tetap tinggal di rumah atau mengenakan masker jika terpaksa ke luar rumah.

Kelompok pegiat lingkungan Greenpeace International mengatakan sudah menganalisa data dari NASA yang memperlihatkan ratusan titip api di kawasan konsesi perkebunan kelapa sawait sepanjang tanggal 11 hingga 21 Juni.

Menteri Lingkungan Malaysia rencananya akan bertemu dengan Menteri Lingkungan Indonesia untuk membahas masalah kabut asap yang disebabkan oleh pembakaran hutan di Indonesia secara ilegal.

Masalah ini diperkirakan akan menjadi salah satu pembahasan dalam pertempuan puncak ASEAN yang akan berlangsung di Brunei pada awal Juli.

Bukan untuk pertama kalinya bencana kabut asap dari Indonesia menyebar ke Singapura dan Malaysia. Tahun 1197-1998, API pernah mencapai angka 860 akibat kebakaran hutan di Indonesia.

Saat itu beberapa negara Asia Tenggara terkena dampaknya, seperti Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunei, dan sebagian kawasan selatan Filipina dengan kerugian ekonomi yang ditimbulkannya diperkirakan mencapai US$9,3 miliar.