Korut tak acuhkan telepon Korsel

  • 12 Juni 2013
kaesong
Pertemuan dua negara diharapkan dapat membuka kembali aera industri Kaesong.

Korea Utara mengabaikan telepon dari Selatan, satu hari setelah rencana pertemuan tingkat menteri dua negara tersebut ditunda.

Seoul telah mencoba melakukan komunikasi dengan telepon kepada Utara pada 09.00 waktu setempat, namun telepon tersebut tidak dijawab, demikian menurut pejabat setempat.

Dua kubu menunda pertemuan yang harusnya terjadi pada Rabu (12/06) menyusul ketidaksepakatan yang muncul atas susunan komposisi delegasi.

Rencana pembicaraan dua negara ini dilihat sebagai tanda peningkatan hubungan Utara-Selatan, setelah berbulan-bulan ketegangan meningkat.

"Kami membuat panggilan pembukaan pukul 09.00," kata Kementerian Unifikasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan. "Tapi Korea Utara tidak menjawab."

Sebelumnya, kedua Korea telah berbicara dua kali sehari pada 09.00 dan 16.00 menggunakan telepon, kantor berita Korea Selatan Yonhap mengatakan.

Sebuah sumber kementerian yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Yonhap bahwa panggilan yang tak terjawab itu "mungkin terkait dengan pembicaraan pembatalan yang berlangsung Selasa malam".

'Provokasi'

korea
Ketegangan antar dua Korea meningkat awal tahun ini menyusul uji coba nuklir ketiga oleh Utara.

Kedua pihak sepakat pada Senin untuk memulai pembicaraan selama dua hari dengan fokus utama pada rencana pengoperasian kembali sebuah kompleks industri bersama, Kaesong.

Namun, perdebatan soal siapa delegasi yang akan hadir menyebabkan pertemuan tersebut dibatalkan.

Pada awalnya dikabarkan bahwa Menteri Unifikasi Ryoo Kihl-jae akan memimpin tim Korea Selatan.

Tapi ketika Seoul meminta Pyongyang untuk mengirim rekannya, Kim Yang-gon, Korea Utara menolak permintaan itu.

Seoul kemudian dinominasikan Wakil Menteri Unifikasi Kim Nam-shik untuk memimpin tim Utara, tapi Utara menggambarkan ini sebagai "provokasi" yang "mencemooh" rencana pertemuan, dan mereka mengatakan tidak akan mengirim orang, demikian disampaikan kubu Korea Selatan.

Kedua Korea belum mengadakan pembicaraan tingkat menteri sejak tahun 2007. Ketegangan di wilayah itu meningkat awal tahun ini menyusul uji coba nuklir ketiga Korea Utara pada bulan Februari.

Berita terkait