BBC navigation

Tornado Oklahoma tewaskan 91 orang

Terbaru  21 Mei 2013 - 13:39 WIB
Tornado Oklahoma 2013

Kota Moore di pinggiran Oklahoma jadi korban paling parah akibat tornado kali ini.

Angin puyuh yang melanda Moore, wilayah pinggiran kota Oklahoma yang berpenduduk sekitar 55.000 jiwa, selama 45 menit meluluhlantakkan ribuan bangunan, kendaraan serta menewaskan 91 orang.

Presiden Barack Obama menyatakan keadaan darurat bencana untuk negara bagian Oklahoma.

Obama juga memerintahkan pemerintah federal menurunkan pekerja untuk membantu upaya pencarian dan pemulihan akibat bencana.

Menurut Kepala Petugas Kesehatan Oklahoma setidaknya 20 anak turut jadi korban dantara mereka yang tewas.

Anak-anak ini adalah murid sekolah yang tengah berada di kelas saat tornado melanda. Di SD Plaza Towers atap sekolah terbawa angin sementara dindingnya rontok.

"Sekolah itu rata dengan tanah," Kata Letnan Todd Lamb kepada BBC.

"Sekitar dua puluhan anak lagi masih dinyatakan hilang. Sudah ada sejumlah jenazah yang diangkat dari sekolah ini. Sangat mengerikan dan menyedihkan."

Sekolah lain, SD Briarwood, juga hancur namun sejumlah guru berhasil membawa sebagian besar murid menyelamatkan diri.

Gubernur Oklahoma Mary Fallin mengatakan bencana ini sebagai "hari tragis" dalam sejarah negara bagian itu.

Lebih dari 200 anggota Garda Nasional Oklahoma serta personil dari luar negara bagian dikerahkan untuk membantu upaya evakuasi dan pencarian korban.

'Tornado terparah'

Saksi mata melukiskan betapa kuatnya tornado kali ini.

"Kami langsung mengunci pintu ruang bawah tanah begitu tahu akan ada tornado, tetapi gemuruhnya bertambah keras dan tahu-tahu gerendel pintu sudah lepas dengan sendirinya," kata seorangw arga, Ricky Stover.

Tornado Oklahoma 2013

Petugas masih berpacu dengan waktu mengeluarkan anak-anak dari reruntuhan.

"Kami terlambat meraih pintu sehingga angin mengoyaknya lalu puing dan kaca pecah masuk menyerbu kami sampai sejujurnya, tadinya kami sangka kami sudah mati."

Warga lainnya, Melissa Newton mengatakan, "Ada lembar kayu, batu dan macam-macam puing di halaman rumah kami juga di rumah-rumah tetangga lain. Beberapa rumah malah sudah raib seluruhnya. Sangat mengerikan."

James Rushing buru-buru mendatangi SD Plaza Towers dimana anak angkatnya Aiden belajar, dan menyaksikans endiri bagaimana angin emngoyak bangunan besar itu.

"Sekitar dua menit setelah sampai di sana, gedung sekolahnya mulai terbelah," lapornya pada kantor berita Associated Press.

Layanan Cuaca Nasional (NWS) AS mengatakan serangan angin tornado hari Senin (20/5) tersebut berkekuatan hingga 321 km/jam.

"Jelas ini angin puyuh terkuat yang pernah saya lihat dalm 20 tahun selama bekerja di NWS," kata ahli cuaca Rick Smith kepada BBC.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.