Perahu yang membawa ratusan warga Rohingya terbalik

  • 14 Mei 2013
Warga Rohingya
Sekitar 130.000 warga Rohingya mengungsi di negara bagian Rakhine karena kekerasan antar agama.

Sebuah perahu yang membawa sekitar 200 warga suku Rohingya terbalik di lepas pantai Burma barat.

Mereka sedang dalam perjalanan untuk mengungsi dari tempat tinggal sementara guna menghindari topan Mahasen, yang diperkirakan akan menghantam kawasan tersebut dalam hari-hari mendatang.

Perahu tenggelam di laut lepas setelah meninggalkan kota Pauktaw, di negara bagian Rakhine, Senin (13/05) malam dan dikhawatirkan sebagian besar penumpangnya tewas.

Hingga berita ini diturunkan, baru satu orang yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, seperti dilaporkan wartawan BBC, Jonathan Head, dari Bangkok.

Sekitar 130.000 umat Islam Rohingya tinggal di tempat-tempat penampungan sementara di Rakhine setelah kekerasan antar kelompok Islam dan Budha yang berawal pertengahan tahun lalu.

"Tampaknya perahu meninggalkan tempat penampungan setelah mendapat izin pihak berwenang sebelum menghantam batu," tutur Kepala Badan PBB untuk bantuan Kemanusiaan di Burma, Barbara Manzi, kepada BBC.

Manzi menambahkan upaya pencarian korban masih terus berlangsung.

Upaya memindahkan para warga Rohingya diserukan oleh PBB karena banyak tempat penampungan yang berada di kawasan pantai yang rendah sehingga rawan banjir dan tersapu ombak jika topan tiba.

Perkiraan awal menyebutkan topan akan mendekati perbatasan Burma dan Bangladesh pada Kamis (16/05) dan tentara sudah dikerahkan untuk membantu pemindahan para pengungsi.

Berita terkait