Korsel akan tarik warganya dari Kaesong

  • 26 April 2013
Kaesong
Kaesong, kompleks industri yang dikelola secara bersama oleh Korea Utara dan Selatan

Korea Selatan menyatakan akan menarik para pekerjanya yang masih ada di Kaesong, kompleks industri yang dikelola secara bersama oleh kedua Korea.

Pengumuman itu disampaikan oleh Menteri Penyatuan, Ryoo Kihl-jae, setelah Pyongyang menolak tawaran untuk mengadakan perundingan.

Korea Utara menghalangi akses ke zona Kaesong awal bulan ini dan kemudian menarik semua pekerjanya dari sana. Kaesong adalah zona yang pernah menjadi lambang kerja sama Korea Utara dan Selatan.

Langkah itu menyusul ketegangan selama berminggu-minggu setelah Korea Utara mengadakan uji coba nuklir yang ketiga pada bulan Februari.

Lindungi aset

"Karena warga kami yang masih berada di Kaesong mengalami kesulitan besar akibat tindakan Korea Utara yang tidak benar, maka pemerintah sampai pada keputusan yang tak dapat dihindari untuk membawa kembali semua personil yang masih di sana demi melindungi keamanan mereka," ujar Ryoo Kihl-jae.

Ryoo tidak memberikan ketentuan waktu penarikan itu. Sejumlah 175 pekerja Korea Selatan saat ini berada di kompleks Kaesong, kawasan pabrik-pabrik Korea Selatan yang mempekerjakan warga Korea Utara.

Namun sebuah lembaga yang mewakili perusahaan-perusahaan Korea Selatan di Kaesong mengisyaratkan bahwa para karyawan mungkin enggan untuk ditarik dari sana karena mereka mereka ingin melindungi aset mereka dari penyitaan.

Kompleks Kaesong adalah penyumbang terbesar dalam perdagangan antar-Korea dan menghasilkan uang tunai bagi Korea Utara.