BBC navigation

Nuklir Korut: AS menyatakan akan 'membela diri dan Korsel'

Terbaru  3 April 2013 - 07:49 WIB
john kerry

Menlu AS John Kerry, "AS akan membela dan melindungi diri...dan republik Korea"

AS akan membela diri mereka serta "sekutu" Korea Selatan menghadapi ancaman Korea Utara, demikian pernyataan Menteri Luar Negeri John Kerry.

Kerry mengatakan hal itu dalam konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se.

Pyongyang telah melakukan serangkaian tindakan pembangkangan sesudah uji coba nuklir ketiga mereka pada bulan Februari.

Korea Utara mengutarakan kemarahan mereka atas sanksi PBB dan latihan militer tahunan gabungan AS-Korea Selatan.

Kerry menyebut retorika terkini dari pemerintah Korea Utara "tidak bisa diterima."

Pentagon mengatakan dua pemusnah peluru kendali, USS Decatur dan USS McCain telah dikirim ke Korea.

"Mereka akan berfungsi merespon segala ancaman peluru kendali pada sekutu kami atau teritori kami," kata juru bicara Pentagon George Little.

tank korsel

Ketegangan di Semenanjung Korea sangat tinggi

Pada hari Selasa Pyongyang mengumumkan rencana untuk mengaktifkan kembali kompleks nuklir Yongbyon, sedangkan Kerry mengatakan hal itu akan menjadi langkah "provokatif dan serius."

Sebelumnya, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan krisis itu telah "terlalu jauh" dan meminta dilakukannya pembicaraan dengan Utara.

"Situasi harus mereda, tidak ada gunanya DPRK (Korea Utara) bertabrakan dengan komunitas internasional. Ancaman nuklir bukanlah sebuah permainan," kata Ban.

Wartawan BBC Lucy Williamson di Seoul mengatakan Yongbon telah terbukti bermanfaat bagi Korea Utara di masa lalu.

Kompleks tersebut membuat Pyongyang dapat membuat bom nuklir dalam dua cara yaitu melalui fasilitas pengayaan uranium dan bahan bakar sisa bisa diubah menjadi plutonium.

Dengan mengaktifkan kembali kompleks itu, maka rezim memiliki beberapa kartu baru untuk dimainkan yaitu mengamankan material untuk program nuklirnya dan juga memusatkan kembali perhatian dunia untuk menghentikannya.

Yongbon ditutup pada Juli 2007 sebagai bagian dari kesepakatan perlucutan senjata untuk bantuan kemanusiaan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.