Kecaman atas penangkapan warga Syiah

  • 21 Maret 2013
Polisi Arab Saudi
Operasi penangkapan atas 18 warga Syiah berlangsung di empat wilayah.

Sejumlah pemimpin masyarakat Syiah di Arab Saudi menandatangani pernyataan yang mengecam penahanan 18 warga Syiah.

Pernyataan itu juga menuntut reformasi politik untuk mengakhiri kebijakan yang dituduh memainkan kartu sektarian.

Sementara unjuk rasa kecil-kecilan menentang penangkapan dilaporkan berlangsung di kawasan Qatif, yang menjadi kawasan tempat tinggal sebagian besar minoritas Syiah di Arab Saudi.

Warga Syiah itu ditangkap pekan lalu dengan tuduhan melakukan kegiatan mata-mata.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam keterangan di TV pemerintah, Selasa 19 Maret, menyebutkan mereka ditangkap karena mengumpulkan informasi tentang instalasi-instalasi tertentu dan kawasan vital untuk sebuah negara yang tidak disebutkan.

Operasi yang terkordinir

Mereka yang ditangkap terdiri dari seorang warga Iran, seorang warga Lebanon, dan 16 warga Saudi.

Penangkapan, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri, dilakukan lewat sebuah operasi yang terkordinir dan bersamaan di empat wilayah, termasuk di Riyadh dan Mekah.

Hubungan Arab Saudi -yang mayoritas penduduknya adalah umat Sunni, belakangan ini memburuk dengan Iran yang didominasi oleh umat Syiah.

Ketegangan sempat memuncak tahun lalu ketika Arab mengerahkan pasukannya untuk membantu aparat keamanan Bahrain memberangus unjuk rasa di negara itu.

Laporan-laporan menyebutkan sekitar 80 orang tewas dalam aksi kekerasan yang mewarnai unjuk rasa antipemerintah yang marak sejak Februari 2011.