Apartemen Lagarde digeledah polisi Prancis

  • 20 Maret 2013
Christine Lagarde
Christine Lagarde membantah dirinya melakukan kesalahan.

Kepolisian Prancis menggeledah apartemen Direktur Dana Moneter Internasional, Christine Lagarde, di Paris sebagai bagian dari penyelidikan skandal keputusan pengadilan.

Penggeledahan di apartemen Lagarde di Paris diadakan Rabu (20/03).

Pengacara Lagarde mengatakan penggeledahan oleh polisi dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terkait perannya dalam keputusan pengadilan arbitrase yang memenangkan seorang pengusaha kontroversial, Bernard Tapie.

"Penggeledahan ini akan membantu mengungkap kebenaran, yang akan membuktikan bahwa klien saya tidak bersalah atas perbuatan kriminal," kata pengacara Lagarde, Yves Repiquet, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Berada di Frankfurt

Pada 2008 pengadilan memenangkan Bernard Tapie dalam sengketa dengan Credit Lyonnais, bank yang sebagian sahamnya dimiliki negara, terkait penjualan perusahaan peralatan olahraga Adidas pada 1990-an.

Christine Lagarde masih menjabat sebagai menteri keuangan Prancis ketika Bernard Tapie memenangkan ganti rugi senilai US$400 juta atau sekitar Rp3,8 triliun.

Pihak penuntut Prancis mengatakan Lagarde diduga melampaui kewenangan dengan mengizinkan kasus ini ditangani pengadilan arbitrase. Selain itu nilai ganti rugi tersebut dianggap terlalu besar.

Lagarde menyetujui kompensasi untuk Tapie beberapa bulan setelah pengusaha tersebut mendukung presiden ketika itu, Nicolas Sarkozy.

Christine Lagarde sebelumnya membantah melakukan kesalahan. Saat apartemennya digeledah, dia sedang berada di Frankfurt untuk menghadiri pertemuan.

Mantan menteri keuangan Prancis menjabat sebagai direktur IMF pada 2011 untuk menggantikan Dominique Strauss-Kahn yang mundur setelah dituduh melakukan tindak kejahatan seksual.

Berita terkait