Misa penahbisan Paus Fransiskus digelar

  • 19 Maret 2013
Paus Fransiskus
Paus Fransiskus menjalani serangkaian prosesi dalam penahbisannya.

Misa penahbisan Paus Fransiskus diadakan di Lapangan Santo Petrus, Roma, di hadapan ratusan ribu orang, termasuk pemimpin dunia dan pemuka agama.

Paus meninggalkan kediaman sementaranya di Casa Santa Marta sebelum pukul 0900 waktu setempat.

Sebelum menghadiri misa pada Selasa (19/03), Paus Fransiskus menyambut massa yang bersorak-sorai dan melambaikan bendera.

Paus berkeliling Lapangan Santo Petrus dengan mengendarai mobil terbuka. Paus berkali-kali berhenti untuk menyambut warga dan memberkati penyandang cacat.

Paus Fransiskus kemudian memasuki Basilica dan mengenakan baju kebesaran.

Salah satu prosesi yang harus dilalui paus adalah mencium makam Santo Petrus untuk memuliakannya.

Cincin perak

Ia kemudian menerima pallium kepausan yang terbuat dari bulu domba. Ini menandakan perannya sebagai penggembala umat.

Paus Fransiskus
Paus Fransiskus mencium seorang anak di Lapangan Santo Petrus.

Paus juga menerima "cincin nelayan" bergambar Santo Petrus yang memegang dua kunci.

Cincin ini bukan cincin baru dan terbuat dari perak berlapiskan emas, bukan emas murni seperti cincin yang dikenakan oleh pendahulunya.

Setelah menerima pallium dan cincin maka Fransiskus resmi menjadi paus ke-266.

Para kepala negara, tokoh politik dan agama dari berbagai negara menghadiri pentahbisan yang menandai kepemimpinan resmi Paus Fransiskus sebagai pemimpin bagi 1,2 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Di antara pemimpin yang hadir adalah Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou. Kehadiran presiden Taiwan ini membuat marah Cina yang menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang membangkang.

Vatikan adalah salah satu dari 23 negara yang mengakui Taiwan sebagai negara.

Ia tercatat sebagai Paus bertama dari benua Amerika. Paus Fransiskus telah menegaskan akan menempuh pendekatan sederhana dalam menjalankan tugas-tugasnya.