BBC navigation

Filipina tuntut pemantaunya dibebaskan

Terbaru  7 Maret 2013 - 17:18 WIB
Kendaraan PBB di Golan

Kendaraan PBB melewati pos perbatasan Suriah dan Israel di Dataran Tinggi Golan.

Pemerintah Filipina menuntut agar 21 pemantau PBB asal Filipina yang disandera oleh pejuang bersenjata Suriah di Dataran Tinggi Golan segera dibebaskan tanpa syarat.

Menteri Luar Negeri Albert del Rosario, penangkapan itu melanggar undang-undang internasional karena para pemantau bertugas di bawah bendera PBB.

"Pemerintah Filipina mengecam keras penahanan tak sah terhadap 21 penjaga perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan," kata Del Rosario.

Sementara Presiden Filipina Benigno Aquino mengatakan 21 pemantau PBB diharapkan akan dibebaskan Jumat 8 Maret 2013.

Benigno Aquino menyampaikan hal itu setelah para komandan PBB memberitahukan kepadanya bahwa pembebasan ke-21 pemantau warga negara Filipina mengalami kemajuan berarti.

"Mereka mengatakan ke-21 orang tersebut diharapkan dibebaskan," kata Presiden Benigno Aquino, Kamis, 7 Maret.

Para pemantau tak bersenjata tersebut Klik ditangkap olehKlik pejuang oposisi Suriah Rabu kemarin (06/03) ketika berpatroli di garis gencatan senjata Dataran Tinggi Golan antara Suriah dan Israel, yang menduduki Dataran Tinggi Golan pada 1967.

Kelompok bersenjata Suriah mengaku menyandera para pemantau PBB untuk memprotes serangan militer Suriah terhadap warga sipil. Dewan Keamanan PBB mengecam keras penyanderaan pemantau PBB.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.