BBC navigation

Puluhan cendekiawan diadili di UEA

Terbaru  4 Maret 2013 - 16:31 WIB
Dubai

Para aktivis menuduh UEA mengambil tindakan keras setelah terjadi Revolusi Arab.

Sebanyak 94 orang disidangkan di Mahkamah Agung Federal Uni Emirat Arab dengan dakwaan berusaha menggulingkan pemerintah persatuan keemiratan.

Sidang digelar di ibukota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, Senin, 4 Maret, dan media asing serta sejumlah kelompok hak asasi manusia dilarang mengikuti jalannya sidang.

Semua terdakwa adalah warga Uni Emirat Arab di antaranya terdiri dari hakim, pengacara, akademisi, dan pemimpin mahasiswa.

Mereka didakwa mendirikan perkumpulan rahasia yang dituduh memiliki hubungan dengan organisasi Ikhwanul Muslimin.

Sekitar 200 anggota keluarga terdakwa diizinkan menghadiri sidang. Mereka diangkut dengan bus ke Mahkamah Agung yang dijaga sangat ketat.

Ditahan ditempat rahasia

Para wartawan melaporkan sidang ini menandai puncak upaya pihak berwenang untuk memberangus kegiatan yang dicurigai berkaitan dengan Ikhwanul Muslimin.

Para aktivis mengatakan pemerintah menempuh tindakan tegas sejak terjadi Revolusi Arab di sejumlah negara.

Sejumlah kelompok hak asasi manusia mengecam tindakan keras itu.

Masalah ini juga menimbulkan ketegangan dalam hubungan antara Uni Emirat Arab dengan Mesir yang saat ini dikuasai oleh Ikhwanul Muslimin.

Menurut kelompok-kelompok HAM, para terdakwa mendapat perlakuan buruk ketika ditahan selama berbulan-bulan di tempat yang dirahasiakan.

Mereka baru dizinkan ditemui pengacara dalam dua pekan terakhir.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.