BBC navigation

Hari terakhir Paus di Vatikan

Terbaru  27 Februari 2013 - 11:54 WIB
Paus Benedictus XVI

Paus Benedictus XVI akan menghabiskan masa pensiun dengan berdoa.

Paus akan muncul untuk terakhir kalinya dihadapan ribuan orang peziarah yang datang ke Lapangan St Peter pada Rabu (27/2), sebelum mengundurkan diri.

Audiensi dengan Paus biasanya dilakukan di dalam ruangan Vatikan, pada musim dingin.

Tetapi karena peristiwa itu menyedot perhatian yang sangat besar, maka digelar di lapangan terbuka dan sekitar 50.000 tiket telah dipesan. Tetapi diperkirakan orang yang akan hadir mencapai 200.000 orang.

Penyelenggara mengatakan tidak akan ada ritual mencium tangan pemimpin umat Katolik itu, karena orang yang hadir dalam acara tersebut sangat banyak.

"Dia tidak ingin bersikap tidak adil terhadap satu jemaat dengan yang lainnya," kata juru bicara Vatikan, Federico Lombardi kepada kantor berita AFP.

Paus yang berusia 85 tahun akan tampil untuk dihadapan publik untuk terakhir kalinya Rabu (27/2) ini , dengan menggunakan ciri khasnya "mobil paus" yang berwarna putih untuk menyapa umat yang berada di Lapangan St Peter.

'Pensiunan paus'

Wartawan BBC di Roma, Alan Johnston melaporkan Kamis(28/2) besok Paus akan menuju kediaman musim panasnya di Kastil Gandolfo, yang berjarak 24 km dari Roma, dengan menggunakan helikopter.

Dalam keterangannya pada Selasa lalu, Vatikan menyebutkan Benedictus XVI akan dikenal sebagai "pesiunan paus" dan akan menghabiskan masa pensiunnya dengan berdoa.

Sebelumnya tak pernah ada Paus yang memutuskan pengunduran diri sejak Paus Gregory XII pada tahun 1415. Dengan mundurnnya Paus Benedictus, maka pemilihan untuk mencari penggantinya yang harus terpilih satu pekan sebelum minggu Suci, dan akan memimpin misa Paskah.

Dia juga akan dikenal dengan gelar Benedict XVI, dibandingkan dengan nama aslinya Joseph Ratzinger.

Dia akan tetap menggunakan jubah tanpa hiasan mantel.

Dia akan menyerahkan cincin emasnya, yang dikenal sebagai cincin nelayan, dan segelnya akan dihancurkan dengan cara yang sama seperti seorang paus meninggal.

Proses pemilihan penggantinya akan dimulai pad 4 Maret mendatang, oleh para kardinal dari berbagai negara yang akan menggelar konklaf.

Pengganti paus akan dipilih oleh 115 kardinal yang berusia dibawah 80 tahun, di Kapel Sistine Vatikan.

Paus yang baru harus dipilih oleh dua pertiga suara mayoritas.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.