BBC navigation

Pasukan Prancis kuasai kota Gao di Mali

Terbaru  27 Januari 2013 - 10:08 WIB
french_troops_mali

Pasukan Prancis yang didukung tentara Mali dan negara sekitarnya kini memegang kendali atas kota Gao.

Kementerian Pertahanan Prancis mengatakan pasukan yang mereka pimpin telah mengambil alih kendali atas kota Gao yang terletak di bagian utara Mali.

Kota ini sebelumnya merupakan basis pertahanan kelompok pemberontak Tuareg dan milisi Islam.

Kedua kelompok itu merebut Gao dari tentara Mali pada bulan April tahun lalu.

Pasukan Prancis yang merebut kota tersebut kemarin terlebih dahulu menguasai bandara dan sebuah jembatan strategis yang terletak di bagian selatan Gao.

Seoarang pejabat Prancis mengatakan saat ini pasukan dari negara tetangga Mali yaitu Niger dan Chad telah bergerak masuk untuk membantu mengamankan kota tersebut.

Prancis juga menyebut kontrol pemerintah Mali atas kota Gao telah dipulihkan dan walikota yang sempat diusir keluar oleh milisi Islam saat menguasai kota tersebut juga telah kembali.

Sejauh ini belum ada informasi resmi tentang jumlah korban dalam pertempuran kemarin namun tentara Prancis mengatakan ada sekitar 12 orang pejuang Islam yang terbunuh dalam operasi yang berlangsung pada malam hari itu.

Rayakan kemenangan

Mereka menyebut tidak ada korban jiwa dari pihak Prancis maupun militer Mali.

Pejabat Mali mengatakan pasca penyerbuan tersebut sejumlah warga dilaporkan merayakannya di sejumlah ruas jalan namun tidak hanya itu aksi penjarahan juga sempat terjadi di beberapa tempat di kota Gao.

Setelah berhasil menguasai kota Gao, pasukan yang dipimpin Prancis dilaporkan akan menuju kota Lere di bagaian barat Mali.

Wartawan BBC Hugh Schofield di Paris mengatakan informasi yang muncul ini seakan mengkonfirmasi keberhasilan pasukan Prancis dan Mali yang telah berhasil menguasai kota penting di bagian utara Mali.

Sebelumnya selama berbulan-bulan, Gao berada di tangan Gerakan untuk Kesatuan dan Jihad di Afrika Barat (Mujao) yang memaksakan penerapan hukum Islam di Mali utara.

Mujao yang mengaku merupakan bagian dari kelompok al-Qaeda di kawasan Magribi atau Aqim sempat melakukan perusakan sejumlah kuil bersejarah di Timbuktu.

Aksi mereka ini sempat mengundang kemarahan dunia internasional.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.