BBC navigation

Korban penyanderaan Aljazair capai '48' orang

Terbaru  21 Januari 2013 - 17:52 WIB
Aljazair

Militer Aljazair dilaporkan melancarkan serangan setelah militan mulai membunuh sandera.

Sedikitnya 48 sandera diperkirakan tewas dalam serangan di kompleks gas alam Aljazair, sementara 20 orang lainnya belum ditemukan.

Jumlah itu meliputi 25 jenazah yang ditemukan Minggu kemarin (20/01) sehingga jumlah sandera yang dibunuh mencapai 48 orang.

Banyak di antara jenazah ditemukan dalam keadaan rusak sehingga pihak berwenang kesulitan mengetahui apakah mereka anggota kelompok militan atau sandera yang telah ditahan selama empat hari.

Pihak berwenang Aljazair terus melakukan pencarian di kompleks In Amenas. Sebanyak 20 orang sandera sejauh ini belum ditemukan.

Mereka berasal dari Jepang, Norwegia, Inggris, Amerika Serikat dan Malaysia.

Pemerintah Aljazair mengatakan lima militan ditangkap hidup-hidup sementara tiga orang lainnya masih buron.

'Beroperasi lagi'

Sebanyak 685 pekerja warga Aljazair dan lebih dari 100 pekerja asing berhasil melarikan diri, sebagian besar melarikan diri pada Kamis.

Sebagian penyandera tetap berada di kompleks gas alam sampai hari Sabtu ketika militer Aljazair memutuskan melancarkan serangan dengan alasan militan mulai membunuh sandera warga asing.

Beberapa laporan media setempat menyebutkan kelompok militan hanya mencari pekerja non-Muslim.

Dalam pernyataannya, kelompok militan yang melakukan penyanderaan mengatakan serangan terhadap kompleks gas alam dilakukan sebagai balasan atas intervensi Prancis terhadap kelompok-kelompok Islam di negara tetangga, Mali.

Kementerian Energi Aljazair mengatakan gas alam In Amenas dijadwalkan akan beroperasi lagi Selasa besok (22/01).

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.