BBC navigation

Prancis bersiap lancarkan pertempuran darat di Mali

Terbaru  16 Januari 2013 - 18:10 WIB
Tentara Prancis

Iring-iringan kendaraan militer Prancis meninggalkan ibukota Mali, Bamako.

Militer Perancis mengatakan akan berhadapan langsung untuk pertama kalinyaa dengan militan Islam di Mali dalam waktu beberapa jam.

Panglima Angkatan Bersenjata Prancis Laksamana Edouad Guillaud mengatakan operasi darat dimulai tadi malam ketika konvoi kendaraan lapis baja meninggalkan ibukota Mali, Bamako ke wilayah utara yang dikuasai pemberontak.

Konvoi terdiri dari sekitar 30 kendaraan lapis baja menuju Diabaly, sekitar 350 kilometer dari Bamako.

"Sekarang operasi kita di darat," kata Guillaud.

"Kita akan bertempur langsung dalam hitungan jam," tambahnya seperti dilaporkan kantor berita AP.

Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian membenarkan bahwa pasukan Prancis bergerak ke utara. Menurutnya, pertempuran darat kemungkinan akan berlangsung lama.

"Kita berada dalam posisi yang lebih baik pekan ini tetapi pertempuran berlanjut dan jujur saja ini akan berlangsung lama. Tujuannya adalah memastikan Mali menguasai kembali semua wilayah kedaulatannya," kata Jean-Yves Le Drian.

Pemberontak bersenjata

"Kita akan bertempur langsung dalam hitungan jam."

Laksamana Edouard Guillaud

Sebelumnya Klik pesawat-pesawat tempur Prancis melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi militan.

Le Drian mengakui bahwa pasukan Mali di sekitar Diabaly mengalami kesulitan menghadapi pasukan pemberontak bersenjata lengkap.

Prancis menempatkan sekitar 800 tentara di darat dan sumber-sumber pertahanan mengatakan jumlah pasukan mungkin akan ditambah menjadi 2.500 personel.

Namun Prancis meminta pasukan regional Afrika Barat diterjunkan.

Pada April dan Maret tahun 2012, pemberontak berhaluan Islam dan sekuler dari kelompok Tuareg menguasai daerah-daerah berpenduduk di Mali utara.

Tidak lama kemudian, kelompok militan Islam, sebagian mempunyai hubungan dengan al-Qaida, menguasai daerah-daerah itu dan menerapkan syariah Islam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.