Serangan bom ke kantor intelijen di Kabul

  • 16 Januari 2013
Bom di Kabul
Suara ledakan sampai terdengar di hampir sebagian besar ibukota Kabul.

Serangan bom bunuh diri di dekat kantor intelijen nasional Afghanistan (NDS) menewaskan tiga orang dan melukai 30 lainnya, Rabu 16 Januari.

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan kelima penyerangnya tewas sementara sebuah mobil lain yang berisi bahan peledak berhasil dilumpuhkan.

Saksi mata mengatakan sebuah mobil mengarah ke gerbang NDS yang dikawal dan mobil itu kemudian meledak.

Asap tebal membubung tinggi sementara puing-puing mobil berserakan di tempat kejadian.

Wartawan BBC di Kabul, Bilal Sarwany mengatakan, ledakan besar terdengar di hampir sebagian besar ibukota Kabul dan setelah itu terjadi tembak-menembak dalam waktu panjang.

Taliban mengaku

Pasukan NATO
Pasukan pimpinan NATO akan meninggalkan Afghanistan pada akhir 2013.

Kantor intelijen NDS terletak di pusat kota Kabul yang dikawal dengan ketat dan tak jauh dari beberapa kantor kedutaan negara-negara Barat.

Kepala Intelijen Afghanistan, Jenderal Zaher Zaher, menegaskan kepada BBC bahwa operasi pembersihan di tempat kejadian sudah selesai.

Taliban, yang beberapa kali melancarkan serangan atas sasaran-sasaran penting di Kabul, mengaku berada di belakang serangan terbaru ini.

Bulan lalu, salah seorang pejabat tinggi NDS, Asadullah Khalid, terluka akibat serangan bunuh diri yang dilakukan Taliban.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Presiden Hamid Karzai kembali dari kunjungan ke Amerika Serikat untuk membahas masa depan Afghanistan dengan Presiden Barack Obama.

Akhir tahun 2014, pasukan internasional pimpinan NATO akan ditarik dari Afghanistan walau masih banyak pihak yang meragukan kemampuan aparat keamanan Afghanistan.

Berita terkait