Chavez tak hadir dalam pelantikan

  • 9 Januari 2013
Hugo Chavez
Hugo Chavez menderita komplikasi pasca operasi kanker di Kuba.

Presiden Venezuela Hugo Chavez tidak hadir dalam upacara pengambilan sumpah jabatan untuk masa jabatan baru pada Kamis (10/1) ini, seperti disampaikan oleh pejabat pemerintah.

Chavez masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kuba setelah menjalani operasi kanker, dan menderita komplikasi yang disebabkan oleh infeksi paru-paru.

Sejak menjalani operasi pada bulan lalu, Chavez tak pernah tampil di publik.

Oposisi Venezuela telah meminta Mahkamah Agung untuk mengeluarkan peraturan mengenai apa yang harus dilakukan jika Chavez absen.

Pemimpin oposisi Henrique Capriles, mengatakan bahwa jika Chavez tak diambil sumpah, kemudian berdasarkan konstitusi Ketua Majelis Nasional harus bertindak sebagai pejabat sementara sampai digelarnya pemilu baru dalam waktu 30 hari.

Pemerintah bersikukuh bahwa upacara pelantikan hanya merupakan formalitas saja bagi pemimpin petahana.

Chavez telah menjadi presiden Venezuela sejak 1999 lalu.

Dukungan

Ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello mengatakan Chavez dapat mengucapkan sumpah jabatan sebelum waktu yang ditentukan oleh Mahkamah Agung, menurut peraturan konstitusi Venezuela.

"Dalam rekomendasi mengenai kesehatannya, proses penyembuhan pasca operasi akan diperpanjang sampai lebih dari 10 Januari, untuk itu dia tidak akan dapat hadir dalam sidang Majelis Nasional," kata dia, membaca surat dari Wakil Presiden Nicolas Maduro.

Sebelumnya, Cabello meminta pendukung Chavez untuk turun ke jalan di Caracas pada Kamis nanti, untuk menunjukkan dukungan kepadanya.

Dia mengatakan sejumlah pemimpin asing akan hadir di istana presiden pada hari pelantikan.

Tetapi, Capriles mendesak agar para pendukung Chavez tidak terlibat dalam permainan partai politik, yang dilakukan partai Chavez.

Menurut Menteri Informasi Ernesto Villegas kondisi Chavez pasca operasi "stabil" dan dia merespon "perawatan yang diberikan".