BBC navigation

Cuaca dingin dukung pemadaman kebakaran Australia

Terbaru  9 Januari 2013 - 13:07 WIB
australia fires

Cuaca dingin membantu upaya pemadaman kebakaran semak di Australia tenggara.

Suhu di New South Wales turun hingga 10C. Namun kondisi panas diperkirakan masih akan kembali pada akhir pekan dan kebakaran terus merambat meski udara telah berangsur sejuk.

Para pemadam kebakaran di Queensland memantau situasi di tenggara negara bagian itu, saat cuaca panas bergerak ke daerah pesisir.

Suhu diperkirakan akan mencapai 40C di sejumlah wilayah.

Kebakaran semak telah memorakmorandakan bangunan di New South Wales, Victoria dan Tasmania.

'Bencana'

Tapi meski merkuri mencapai 40C di Sydney pada hari Selasa, para ilmuan mengatakan suhu hari ini akan berkisar pada 25C.

Pemadam kebakaran di New South Wales menurunkan tingkat bahaya kebakaran di negara bagian itu menyusul perubahan suhu tadi malam.

Ratusan petugas selama berhari-hari berjuang mengendalikan api.

Hari Selasa, empat wilayah mendapat tingkat bahaya kebakaran 'bencana', yang artinya jika api merambat maka kebakaran yang terjadi tidak akan dapat dikendalikan, sehingga warga harus mengungsi.

Konsentrasi api terbesar terjadi di sekitar Canberra. Ribuan ekor hewan ternak mati dalam kebakaran ini. Semua taman nasional, hutan dan cagar alam ditutup untuk umum.

Di atas 50C

Sementara itu, tim di Victoria melawan kebakaran yang menghancurkan Stasiun Carngham yang bersejarah.

Mereka melakukan pencarian korban tewas atau luka tetapi hingga saat ini kebakaran dinyatakan tidak menelan korban jiwa.

"Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai orang hilang," kata pejabat polisi Tasmania Scott Tilyardsaid.

Dalam sebuah pernyataan, Biro Meteorologi Australia mengatakan bahwa enam hari pertama tahun 2013 adalah hari terpanas dalam sejarah negara itu.

Dalam beberapa hari mendatang, suhu udara diperkirakan akan mencapai di atas 50C akibat gelombang panas.

Pemerintah Australia memberlakukan larangan menyalakan api di New South Wales, Canberra, Tasmania dan Victoria.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.