BBC navigation

India tambah polwan setelah pemerkosaan beramai-ramai

Terbaru  4 Januari 2013 - 16:12 WIB
Protes di India

Pemerkosaan yang berlangsung sekitar satu jam membuat publik India marah.

Pemerintah India menyatakan akan menambah jumlah polisi wanita di ibukota, Delhi, menyusul kemarahan nasional terkait pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi di bus bulan lalu.

Menteri Dalam Negeri Sushil Kumar Shinde mengatakan polwan akan ditempatkan di setiap kantor polisi di Delhi yang berjumlah 166.

Shinde menambahkan penempatan polwan di setiap kantor polisi di ibukota tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pada saat ini banyak kantor polisi di sana tidak mempunyai polisi wanita dan para pejabat kepolisian mengatakan kadang-kadang polisi pria "kesulitan" membantu korban perempuan.

Didakwa membunuh

Pengumuman pemerintah ini terjadi di tengah kemarahan masyarakat sehubungan dengan pemerkosaan seorang mahasiswa di bus secara beramai-ramai pada tanggal 16 Desember 2012.

Perempuan itu pulang dari menonton bioskop bersama teman prianya. Keduanya kemudian dianiaya dan dilempar keluar bus setelah pemerkosaan.

Lima orang kemarin (03/01) didakwa melakukan pemerkosaan dan pembunuhan, sedangkan satu orang lainnya belum dikenai dakwaan karena menunggu hasil uji kesehatan untuk menentukan umurnya.

Sementara itu Kementerian Dalam Negeri India hari ini (04/01) dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan semua pejabat terkait dari seluruh negara bagian.

Mereka akan membahas cara-cara mencegah tindak kejahatan terhadap perempuan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.