Hugo Chavez menderita 'komplikasi' pasca operasi

  • 4 Januari 2013
chavez
Rakyat diminta tidak mempercayai rumor mengenai kesehatan Chavez

Presiden Venezuela, Hugo Chavez, menderita 'komplikasi' akibat 'infeksi paru parah' pasca operasi.

Chavez, 58, menjalani operasi kanker keempat di Kuba pada 11 Desember lalu dan mengalami infeksi pernafasan.

Dalam pernyataan dari Caracas, Menteri Informasi Ernesto Villegas mengatakan infeksi itu memicu "gangguan pernafasan akut."

Chavez dijadwalkan akan dilantik untuk masa jabatan berikutnya pada 10 Januari.

"Chavez mengalami komplikasi sebagai konsekwensi atas infeksi paru parah," kata Villegas.

'Perang psikologi'

Chavez tidak muncul di publik sejak menjalani operasi kanker di Havana. Hal itu memicu spekulasi mengenai kondisinya.

Menteri informasi tersebut adalah salah satu sekutu politik Chavez yang mendorong publik agar tidak mudah mempercayai rumor tentang kesehatannya.

Villegas memperingatkan agar rakyat Venezuela tidak termakan 'perang psikologi' di media yang bertujuan untuk "mengakibatkan instabilitas di republik Bolivaria."

Wakil Presiden Nicolas Maduro dan kepala parlemen Diosdado Cabello termasuk di antara pejabat yang mengunjungi Chavez pekan ini.

Maduro mengatakan Presiden Chavez "sadar" dan menjabat tangannya erat saat mereka membahas politik Venezuela.

Ia dan Cabello terbang ke Caracas pada hari Kamis dan membantah berbagai rumor mengenai perpecahan di kubu sosialis.

"Kami sangat solid dan bersatu," kata Maduro.

"Kami bersumpah di depan Komandan Chavez bahwa kami akan bersatu bersama rakyat," kata dia.

Sakitnya Chavez memunculkan pertanyaan apakah upacara pelantikan dapat ditunda namun Cabello mengatakan hal itu akan menjadi langkah yang tidak konstitusional.