Senat AS setuju cegah krisis fiskal

  • 1 Januari 2013
Presiden Obama
Presiden Obama meminta para anggora DPR mendukung kesepakatan Senat.

Amerika Serikat mencapai kesepakatan untuk menghindarkan kenaikan pajak dan pemotongan anggaran miliaran dolar, biasa disebut krisis fiskal atau jurang fiskal (fiscal cliff).

Para pengamat sebelumnya mengatakan bila kesepakatan ini gagal diwujudkan pada awal Januari ini, Amerika bisa kembali mengalami resesi.

Para anggota Senat dari Demokrat dan Republik, dengan komposisi suara 89-8, mendukung rencana kenaikan pajak untuk orang-orang kaya dan menunda pelaksanaan pemangkasan anggaran.

Kesepakatan dicapai setelah perundingan panjang antara Wakil Presiden Joe Biden dan para anggota Senat dari Republik.

Hasil pemungutan suara di Senat tersebut disambut baik oleh Presiden Barack Obama.

Sikap DPR

"Para pemimpin dari kedua partai di Senat akhirnya bisa mencapai kesepakatan yang akan melindungi kepentingan 98% warga Amerika dan 97% pengusaha kecil dari kenaikan pajak untuk kelas menengah," kata Presiden Obama.

"Dewan Perwakilan harus meloloskan kesepakatan ini secepatnya," tambahnya.

Dengan kesepakatan ini pemotongan belanja besar-besaran di pos pertahanan yang tadinya berlaku otomatis, akan ditunda selama dua bulan.

Wartawan BBC di Washington, Mark Mardell, mengatakan para anggota Republik yang menguasai Dewan Perwakilan tidak menyukai kesepakatan ini dan bisa mengganjal keinginan Presiden Obama.

Ketua DPR dari Republik, John Boehner, mengatakan DPR akan mempertimbangkan kesepakatan yang telah disetujui Senat namun juga membuka kemungkinan untuk melakukan perubahan.