BBC navigation

Susan Rice mundur dari nominasi Menlu AS

Terbaru  14 Desember 2012 - 09:52 WIB
susan rice

Susan Rice menilai pencalonan dirinya akan mengganggu pemerintahan Obama.

Duta besar AS di PBB Susan Rice mundur dari nominasi untuk menggantikan Hillary Clinton sebagai menteri luar negeri AS.

Hillary Clinton sebelumnya menyatakan tidak akan menduduki posisi Menlu untuk masa jabatan kedua.

Dalam sebuah surat ke presiden, Rice mengatakan proses pencalonan dirinya akan ''mengganggu dan memakan biaya'', demikian laporan NBC News.

Rice baru-baru ini menjadi sorotan kritik dari Republik terkait penanganan pemerintahan Obama dalam serangan mematikan di kantor konsulat AS di Libia.

Menulis surat ke Presiden Barack Obama, Rice mengatakan dia ''sangat tersanjung'' untuk dipertimbangkan mengisi posisi menteri luar negeri dan mengaku ''sepenuhnya meyakini bahwa saya bisa melayani negara dalam peran itu dengan cakap dan efektif.''

Tetapi Rice, 48, mengatakan penentangan dari oposisi kongres menjadi alasan keputusannya untuk mundur dari pertimbangan.

Setiap pencalonan untuk menteri luar negeri membutuhkan persetujuan dua pertiga suara Senat, sehingga memungkinkan bagi Republik memblokir jalannya sebagai menteri luar negeri.

"Saya sekarang yakin bahwa proses pemilihan akan panjang, mengganggu dan memakan biaya - bagi anda dan paling utama tekanan bagi bangsa kita dan prioritas internasional,'' tulis Rice kepada Obama.

"Proses ini tidak layak bagi negara kita,'' tambahnya seraya mengatakan ''posisi Menteri Luar Negeri semestinya tidak dipolitisasi.''

'Tidak adil dan menyesatkan'

"Posisi Menteri Luar Negeri semestinya tidak dipolitisasi"

Susan Rice

Obama dalam sebuah pernyataan mengatakan: ''Saya sangat menyesalkan serangan yang tidak adil dan menyesatkan terhadap Susan Rice dalam beberapa pekan terakhir.''

Obama menambahkan bahwa keputusan Rice untuk mundur dari pertimbangan pencalonan menggambarkan sebuah karakter yang kuat dan kemampuan untuk bangkit diatas politik.

Senator Lindsey Graham dari South Carolina yang berulangkali berbicara tentang respon serangan politik terhadap Rice mengatakan dia menghormati keputusan Rice.

"Presiden Obama memiliki banyak orang berbakat untuk dipilih bertugas sebagai menteri luar negeri berikutnya,'' kata Graham.

Sejumlah laporan menyebutkan Senator Massachusetts John Kerry sekarang menjadi kandidat terkuat, sedangkan mantan Senator Republikan Chuck Hagel dilaporkan berpotensi untuk dinominasikan sebagai menteri pertahanan.

John Kerry sendiri mengeluarkan pernyataan tanggapan membela keputusan Rice dengan mengatakan: ''Saya membela keputusannya dan tidak akan ragu untuk membelanya lagi karena saya tahu karakter dan komitmennya.''

"Dia memiliki kemampuan yang luar biasa dan pegawai publik yang berdedikasi. Pengumuman hari ini tidak akan mengubah hal itu.''

Masalah terhadap Rice dimulai setelah penyerangan 11 September terhadap konsulat AS di Benghazi. Rice dalam sejumlah wawancara TV menyebut serangan terkait aksi protes film anti-Islam.

Tetapi kemudian laporan intelejen mengatakan bahwa serangan dilakukan oleh afiliasi al-Qaeda. Serangan ini menyebabkan empat warga AS tewas termasuk Duta Besar Christopher Stevens.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.