BBC navigation

Pabrik di Bangladesh kembali terbakar

Terbaru  26 November 2012 - 14:58 WIB
bangladesh

Api kembali membakar sebuah bangunan pabrik pakaian di ibukota Bangladesh, Dhaka.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kebakaran pada hari Senin (26/11) berasal dari lantai tiga bangunan 12 lantai, demikian laporan AFP.

Sejauh ini belum ada detil korban dan polisi mengatakan mereka tidak tahu berapa banyak orang yang berada di dalam bangunan saat kebakaran.

Kebakaran ini berlangsung hanya dua hari setelah kebakaran juga terjadi di bangunan pabrik lainnya di luar ibukota dan menewaskan lebih dari 100 orang.

Ribuan pekerja garmen dari pabrik Tazreen Fashion menggelar aksi protes pada hari ini, menuntut perlindungan yang lebih.

Mereka mengatakan banyak orang yang terjebak saat kebakaran terjadi Sabtu kemarin dalam bangunan yang dilaporkan minim pintu keluar darurat.

Keselamatan rendah

bangladesh fire victims

Kebakaran dengan korban jiwa sering terjadi di Bangladesh.

Dalam kebakaran hari ini di pabrik garmen Euro-Bangla berlangsung sekitar pukul 10:05 waktu setempat.

"Itu seperti api yang besar. Tim kami baru tiba dan kami mencoba untuk memadamkannya,'' demikian kata seorang petugas kebakaran senior kepada AFP.

Sejumlah laporan mengatakan setidaknya delapan orang pekerja menderita luka-luka.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.

Kebakaran hebat yang menyebabkan korban jiwa merupakan hal yang biasa terjadi di sektor industri garmen Bangladesh.

Standar keselamatan yang rendah, sistem listrik yang jelek dan kepadatan menjadi penyebab banyaknya korban jiwa dalam kebakaran pabrik yang terjadi setiap tahun.

Ada sekitar 4.500 pabrik di Bangladesh, dengan lebih dari dua juta pekerja pabrik.

Industri pakaian menyumbang lebih dari 80% nilai ekspor tahunan Bangladesh yang mencapai AS$24 miliar.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.