Pekerja gelar protes kebakaran pabrik

Terbaru  26 November 2012 - 17:37 WIB
Protes di Bangladesh

Sejumlah serikat buruh telah lama mengeluhkan keselamatan kerja di pabrik-pabrik.

Ribuah buruh pabrik di Bangladesh mengadakan unjuk rasa di ibukota, Dhaka, untuk menuntut keadilan atas kematian lebih dari 100 orang dalam kebakaran di pabrik garmen pada Sabtu malam (24/11).

Sebagian dari peserta unjuk rasa melemparkan batu dan merusak kendaraan-kendaraan yang mereka temui pada Senin (26/11). Mereka memblokir jalan-jalan di Dhaka dalam protes terkait kebakaran pabrik garmen di kawasan industri Savar.

"Para pekerja di sejumlah pabrik telah meninggalkan tempat kerja dan bergabung dalam aksi protes. Mereka menginginkan hukuman berat bagi para pemilik Tazreen," kata Kepala Kepolisian Dhaka Habibur Rahman seperti dikutip kantor berita AFP.

Tazreen adalah pabrik yang mengalami kebakaran hebat pada Sabtu malam.

Sekitar 200 pabrik ditutup hari ini. Unjuk rasa diadakan setelah kebakaran di pabrik garmen Tazreen di kawasan industri Savar menewaskan lebih dari 100 orang.

Kebakaran terpisah

Pemerintah mengumumkan bahwa Selasa besok ditetapkan sebagai hari berkabung nasional untuk mengenang para korban tewas.

Para pemrotes juga menuntut perbaikan keselamatan kondisi kerja.

"Sebagian besar buruh pabrik tersentak. Mereka menginginkan perbaikan keselamatan di pabrik-pabrik yang anggap sebagai perangkap maut," kata seorang ketua serikat pekerja, Babul Akter.

Menjelang unjuk rasa berlangsung kebakaran lain terjadi di pabrik terpisah di luar Dhaka. Pihak berwenang mengatakan kebakaran terbaru hampir berhasil dikendalikan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.