BBC navigation

Layanan telepon diputus guna cegah serangan

Terbaru  23 November 2012 - 22:41 WIB
Serangan di Pakistan

Serangan di Rawalpindi pada Rabu (21/11) menewaskan 23 orang.

Pihak berwenang Pakistan menghentikan sementara layanan telepon genggam di sejumlah kota besar sebagai bagian dari langkah pengamanan menjelang perayaan Muharram mulai Sabtu besok (24/11).

Penghentian layanan telepon genggam dimulai pukul 06:00 Sabtu hingga hari berikutnya. Sebagian kota bahkan tidak akan menerima layanan telepon genggam selama dua hari berturut-turut.

Hal tersebut diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik, pada Jumat, 23 November.

Dia mengatakan pemutusan sementara layanan telepon genggam dilakukan untuk mencegah serangan terhadap waga Muslim syiah selama Muharram.

Menurut Malik, sebagian besar serangan bom yang dilakukan oleh kaum militan diledakkan dengan menggunakan telepon genggam.

Dia menambahkan 90% serangan bom dikendalikan dengan menggunakan telepon genggam sehingga pihak berwenang tidak ingin mengambil risiko.

Hari Rabu (21/11) Klik sebuah bom meledak dan menewaskan sekitar 23 orang di Rawalpindi, Pakistan, saat Muslim Syiah mulai merayakan bulan suci Muharram.

Dikecam

Pemerintah Pakistan sebelumnya pernah menempuh langkah serupa tetapi wilayah cakupannya tidak sebesar kali ini.

Wartawan BBC di ibukota Pakistan, Islamabad, Orla Guerin, melaporkan muncul kekhawatiran akan serangan oleh ekstimis Suni bertepatan dengan perayaan Muharram.

Badan intelijen sebelumnya memperingatkan kemungkinan akan adanya serangan di sejumlah lokasi. Polisi tambahan dikerahkan di kota-kota besar dan satuan-satuan militer disiagakan, tambah Guerin.

Pemutusan layanan telepon genggam dilakukan beberapa hari setelah serangan bom bunuh diri menewaskan 23 orang dalam prosesi shiah di Rawalpindi.

Muslim syiah di Pakistan merayakan Asyura pada Minggu untuk memperingati kematian Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad.

Sejumlah aktivis hak asasi manusia mengecam pemerintah terus-menerus gagal menangkap atau mengadili ekstrimis Suni yang berada di balik berbagai serangan terhadap warga Syiah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.